Pimpinan MAN 1 Bantul Bahas Penyusunan SOP Ketertiban dalam Rapat Koordinasi

Bantul, 20 Juli 2026 – MAN 1 Bantul menggelar rapat pimpinan di Aula MAN 1 Bantul pada Senin, 20 Juli 2026. Rapat dihadiri oleh Kepala Madrasah, para Wakil Kepala Madrasah (Waka), serta para koordinator bidang di lingkungan MAN 1 Bantul. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan Standar Operasional Prosedur (SOP) Ketertiban sebagai upaya memperkuat budaya disiplin dan menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, serta kondusif.

Rapat berlangsung dalam suasana dialogis dengan membahas berbagai aspek ketertiban madrasah, mulai dari kedisiplinan kehadiran murid, tata tertib selama proses pembelajaran, etika berinteraksi di lingkungan madrasah, hingga mekanisme penanganan pelanggaran. Penyusunan SOP diharapkan menjadi pedoman yang jelas bagi seluruh warga madrasah dalam menjalankan hak dan kewajibannya.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa ketertiban merupakan fondasi penting dalam menciptakan iklim pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, penyusunan SOP perlu dilakukan secara cermat dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan agar dapat diterapkan secara konsisten.

“SOP ketertiban bukan sekadar aturan tertulis, tetapi menjadi pedoman bersama dalam membangun budaya disiplin, tanggung jawab, dan saling menghargai di lingkungan madrasah. Harapannya, seluruh warga MAN 1 Bantul memiliki pemahaman yang sama sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman, aman, dan kondusif,” ujar Mafrudah.

Dalam rapat tersebut, para wakil kepala madrasah dan koordinator bidang juga menyampaikan berbagai masukan berdasarkan pengalaman di lapangan. Beragam usulan dibahas untuk menyempurnakan prosedur yang akan diterapkan, sehingga SOP yang disusun mampu menjawab kebutuhan madrasah sekaligus mendukung pembinaan karakter murid secara optimal.

Melalui rapat pimpinan ini, MAN 1 Bantul menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola madrasah melalui kebijakan yang terarah dan implementatif. Dengan adanya SOP Ketertiban yang jelas, diharapkan tercipta budaya madrasah yang lebih disiplin, tertib, dan harmonis sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang unggul dan berkarakter.(zm)