Bukan Sekadar Piagam, Lima Prestasi Murid MAN 1 Bantul Jadi Inspirasi Bersama

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Sebuah prestasi tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mereka yang meraihnya. Di lingkungan madrasah, keberhasilan seorang murid juga dapat menjadi pemantik semangat bagi murid lainnya untuk berani mencoba, berproses, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Semangat itulah yang terlihat dalam pelaksanaan upacara bendera di MAN 1 Bantul, Senin (3/8/2026). Di tengah rangkaian upacara, madrasah memberikan apresiasi kepada lima murid yang berhasil menorehkan prestasi di berbagai bidang.

Kelima murid tersebut yakni Dheo Ananda Akbar (X E4) yang meraih Juara 1 Kejurkab Sleman dalam Seleksi Atlet Puslatkab Porda 2027. Selanjutnya, Adzkia Septi Ramadhani (XII FL1) berhasil meraih prestasi sebagai Duta Pelajar Merek Busana Muslim Rabbani 2026.

Prestasi lainnya diraih Ahmad Fahri (XII FL2) sebagai Juara 1 Cabang Olahraga Tarung Derajat Kelas 49–52 Kg PORKAB Bantul 2026. Rasya Aura Shevani (XI FD4) berhasil meraih Juara 3 Cabang Olahraga Tarung Derajat Nomor 50,1–54 Kg Putri POPKAB Bantul 2026.

Sementara itu, Novi Rosita (XII FL7) meraih Juara 2 Lomba Peragaan Busana DWP Kemenag Bantul dalam rangka HUT ke-26 DWP dan HAB ke-80 Kemenag.

Pemberian sertifikat penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi madrasah atas usaha dan dedikasi para murid dalam mengembangkan kemampuan mereka di luar maupun di dalam bidang akademik.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa setiap prestasi yang diraih murid merupakan hasil dari proses, kerja keras, dan keberanian untuk mengembangkan potensi diri.

“Prestasi ini bukan hanya tentang siapa yang mendapatkan juara, tetapi juga tentang proses yang telah mereka jalani. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk terus berusaha dan berani mengembangkan potensinya,” ungkapnya.

Menurutnya, madrasah akan terus memberikan ruang bagi murid untuk tumbuh sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Prestasi di berbagai bidang menjadi bagian penting dalam membangun karakter murid yang percaya diri, disiplin, bertanggung jawab, dan pantang menyerah.

Waka Kesiswaan MAN 1 Bantul, Junardi, M.S.I., menambahkan bahwa apresiasi di hadapan seluruh warga madrasah diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus menumbuhkan budaya saling menghargai atas setiap pencapaian.

“Ketika satu murid berprestasi, sesungguhnya madrasah juga ikut belajar bahwa setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Tugas kita adalah memberikan kesempatan agar potensi tersebut dapat berkembang,” jelasnya.

Bagi Ahmad Fahri, salah satu penerima penghargaan, prestasi yang diraihnya menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kemampuan. Ia berharap pencapaiannya dapat memotivasi teman-temannya agar tidak takut mengikuti berbagai kompetisi.

Apresiasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen MAN 1 Bantul dalam membangun budaya CADAS BERKELAS—Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Prestasi tidak ditempatkan semata sebagai hasil akhir, tetapi sebagai bagian dari proses pembentukan murid yang berkarakter dan mampu mengembangkan potensi secara optimal.

Lima prestasi yang diapresiasi dalam upacara tersebut pun menjadi pengingat bahwa setiap murid memiliki kesempatan untuk menorehkan cerita keberhasilannya masing-masing. Dari satu pencapaian, diharapkan tumbuh lebih banyak keberanian untuk mencoba dan semangat untuk berprestasi. (ad)