Bantul (MAN 1 Bantul) – Siswa MAN 1 Bantul kelas FD 7 menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui aksi nyata daur ulang limbah. Mereka menggelar pelatihan pembuatan hiasan dinding memanfaatkan limbah kain perca di area Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Selasa (4/8) mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.
Dalam kegiatan pelatihan tersebut, para siswa tampak antusias memadukan potongan-potongan kain sisa konveksi yang tak terpakai menjadi berbagai karya hiasan dinding yang bernilai seni tinggi. Selain meminimalkan penumpukan sampah tekstil di lingkungan sekitar, pelatihan ini bertujuan untuk melatih kreativitas, ketelitian, serta jiwa kewirausahaan para siswa sejak dini.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan positif ini. Mafrudah menyampaikan rasa bangga terhadap semangat inovasi siswa kelas FD 7 yang mampu mengubah bahan sisa menjadi barang bernilai guna dan estetis. Mafrudah berharap keterampilan daur ulang ini terus diasah dan menjadi kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya sangat mengapresiasi semangat dan kreativitas siswa kelas FD 7. Kain perca yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata dapat diolah menjadi hiasan dinding yang menarik dan memiliki nilai guna. Ini menunjukkan bahwa siswa mampu melihat peluang dan menghasilkan karya dari sesuatu yang sederhana,” ujar Mafrudah.
Inisiatif dan karya kreatif para siswa ini menjadi bukti nyata pengaplikasian tagline CADAS BERKELAS( Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan dan Anti Diskriminasi), jargon yang mengobarkan ketangguhan, kecerdasan, dan kualitas berkelas para siswa MAN 1 Bantul dalam menghadirkan solusi kreatif bagi masyarakat. (trsmy)

