BANTUL (MAN 1 Bantul) — Suasana bernuansa literasi digital menyelimuti Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul pada Kamis (6/8/2026). Empat siswi kelas X E6—Zaskhia Aira Natasya, Assifa Fara Nur Pramudita, Mesya Luna Indrasari, dan Bunga Citra Lestari—tampak sangat antusias mengikuti kegiatan diskusi kelompok pada mata pelajaran Informatika dengan tema “Validasi Sumber Data dan Informasi”.
Dalam ruang diskusi interaktif tersebut, Zaskhia, Assifa, Mesya, dan Bunga secara cermat mempraktikkan langkah-langkah verifikasi keabsahan data digital. Mereka berlatih mengenali tanda-tanda disinformasi, membedakan fakta dan opini, menguji kredibilitas domain situs web, serta melacak keaslian sumber rujukan informasi sebelum mengonsumsi atau mendistribusikannya.
Kegiatan ini tak hanya mengasah kecakapan bernalar kritis, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya menjadi pengguna internet yang bertanggung jawab dan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoax).
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi penuh atas keaktifan para siswi dalam menguasai keahlian penting di era banjir informasi ini. Beliau menekankan bahwa kemampuan memvalidasi data merupakan bagian utama dari benteng intelektual dan moral peserta didik.
“Pembelajaran ini merupakan penjelmaan nyata dari nilai-nilai tagline madrasah kita, CADAS BERKELAS—Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Ketika Zaskhia, Assifa, Mesya, dan Bunga mampu menyaring serta memvalidasi informasi dengan teliti, mereka sedang menerapkan sikap cerdas, smart, dan berkarakter,” ungkap Mafrudah.
Beliau juga menambahkan bahwa keahlian ini menjaga iklim interaksi sosial siswa agar tetap sehat dan beretika, baik di dunia nyata maupun siber.
“Dengan memiliki ketelitian dalam memilih data, siswa kita tidak hanya menjadi pribadi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga menjaga nilai agamis dan anti diskriminasi dengan tidak menyebarkan fitnah atau informasi yang menyesatkan. Kami berharap pembelajaran ini terus melahirkan generasi madrasah yang kritis, bijak, dan membawa kebaikan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui pembelajaran Informatika yang aplikatif ini, MAN 1 Bantul menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi cerdas digital yang tidak hanya mahir berteknologi, tetapi juga berintegritas tinggi dalam mengelola informasi. (ska)

