Seni Menyampaikan Pesan Lewat Visual: Siswi X E7 MAN 1 Bantul Kupas Tuntas Komunikasi Visual di Lab Komputer

BANTUL (MAN 1 Bantul) — Suasana pembelajaran di Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul berlangsung interaktif dan sarat kreativitas pada Rabu (12/8/2026). Kelompok siswi kelas X E7 yang beranggotakan Azgheea Alfira Yurifiani, Azka Lutfiyatul Azizah, Deny Setyawati, dan Luthfia Khairunnisa tampil percaya diri mempresentasikan hasil diskusi kelompok mereka pada mata pelajaran Informatika bab Kemampuan Generik.

Mengusung tema “Komunikasi Visual”, Azgheea dan timnya memaparkan materi dengan memanfaatkan sajian presentasi yang estetis dan komunikatif. Mereka membedah bagaimana elemen visual—seperti pemilihan warna, tipografi, tata letak (layout), hingga simbolisme gambar—berperan penting dalam menyampaikan pesan secara cepat, jelas, dan efektif di era digital.

Sesi diskusi berlangsung hidup saat para audiens diajak memahami pentingnya mengombinasikan keindahan desain dengan kejelasan makna agar pesan tidak hanya menarik secara estetis, tetapi juga tepat sasaran dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas wawasan kreatif dan keberanian para siswi dalam menyampaikan gagasan di depan publik. Beliau menyampaikan bahwa kemampuan komunikasi visual merupakan salah satu kecakapan krusial bagi generasi muda saat ini.

“Pemaparan materi yang dibawakan oleh Azgheea, Azka, Deny, dan Luthfia ini merupakan wujud nyata penjelmaan dari tagline madrasah kita, CADAS BERKELAS—Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Ketika para siswi mampu mengolah gagasan menjadi tampilan visual yang informatif dan menarik, mereka sedang menerapkan sikap cerdas, adaptif, dan smart,” ujar Mafrudah.

Lebih lanjut, Mafrudah menekankan bahwa etika dan kepedulian sosial juga harus melandasi setiap karya visual yang dihasilkan.

“Pesan visual yang disampaikan harus tetap berpegang pada nilai agamis, berkarakter, dan anti diskriminasi dengan menyajikan informasi yang jujur, santun, serta tidak menyesatkan. Kami berharap melalui pembelajaran Informatika ini lahir generasi madrasah yang tidak hanya mahir mengeksplorasi teknologi, tetapi juga bijak dan kreatif dalam merangkai komunikasi visual di masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan presentasi ini, MAN 1 Bantul terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran Informatika yang inovatif, aplikatif, serta berorientasi pada pembentukan peserta didik yang cerdas berteknologi dan berkarakter unggul. (ska)