Bantul (MAN 1 Bantul) – Tawa dan sorak kegembiraan mewarnai halaman MAN 1 Bantul dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satu perlombaan yang selalu berhasil mengundang antusiasme murid adalah lomba makan kerupuk, permainan sederhana yang tetap eksis di tengah beragam bentuk hiburan dan kompetisi modern.
Lomba makan kerupuk menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI di MAN 1 Bantul. Kegiatan tersebut diikuti murid dengan penuh semangat dan menjadi salah satu momen yang menghadirkan keceriaan di tengah suasana perayaan kemerdekaan.
Sejumlah kerupuk digantung berjajar dengan tali pada tempat yang telah disiapkan. Para peserta kemudian berlomba menghabiskan kerupuk tanpa menggunakan tangan. Dengan posisi tangan berada di belakang tubuh, peserta harus mengandalkan gerakan kepala dan ketepatan untuk menggigit kerupuk yang terus bergerak.
Situasi tersebut sontak mengundang gelak tawa dan sorak dukungan dari murid lainnya. Setiap peserta berusaha mempertahankan posisi sambil mengejar kerupuk yang bergoyang. Keseruan semakin terasa ketika peserta harus berjuang menghabiskan kerupuk hingga gigitan terakhir.
Meski terlihat sederhana, lomba makan kerupuk memiliki daya tarik tersendiri. Permainan yang telah lama menjadi bagian dari tradisi perayaan kemerdekaan ini menghadirkan ruang bagi murid untuk menikmati kebersamaan sekaligus mengenal kembali ragam permainan rakyat yang lekat dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan seperti lomba makan kerupuk memiliki nilai edukatif yang dapat ditanamkan kepada murid.
“Lomba ini memang sederhana, tetapi ada nilai kebersamaan, sportivitas, dan kegembiraan yang bisa kita tumbuhkan. Anak-anak belajar mengikuti aturan, berusaha dengan sungguh-sungguh, serta menerima hasil pertandingan dengan sportif,” ungkap Mafrudah.
Menurutnya, kegiatan peringatan kemerdekaan juga menjadi kesempatan bagi madrasah untuk menanamkan semangat nasionalisme melalui aktivitas yang dekat dengan dunia murid.
“Kita ingin anak-anak mengenal dan menghargai tradisi yang menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan. Yang terpenting bukan sekadar siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana mereka menikmati proses, menjaga kebersamaan, dan belajar menghargai satu sama lain,” tambahnya.
Semangat tersebut selaras dengan nilai CADAS BERKELAS, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Melalui perlombaan, murid belajar menerapkan sikap sportif, disiplin, adaptif, dan berkarakter, sekaligus membangun interaksi positif dengan teman-temannya.
Kemeriahan lomba makan kerupuk menjadi salah satu warna dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di MAN 1 Bantul. Tradisi sederhana tersebut menunjukkan bahwa kegiatan yang telah dikenal dari generasi ke generasi masih mampu menghadirkan kegembiraan dan menjadi media untuk memperkuat rasa kebersamaan.
Di tengah perkembangan teknologi dan semakin beragamnya bentuk hiburan, lomba makan kerupuk tetap memiliki tempat tersendiri. Dari sebuah kerupuk yang digantung di seutas tali, tumbuh tawa, semangat berkompetisi, dan kebersamaan yang menjadi bagian dari kemeriahan perayaan kemerdekaan di MAN 1 Bantul. (TYA)

