Bantul (MAN 1 Bantul ) — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris Madrasah Aliyah (MA) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menggelar kegiatan pengembangan profesionalisme guru. Kegiatan kali ini berupa Workshop “TKA English Assessment Lab: Framework Analysis and Quality Item Development” yang dilaksanakan pada Selasa (18 /8/2026) bertempat di MAN 4 Bantul.
Workshop tersebut diikuti oleh 54 guru Bahasa Inggris Madrasah Aliyah se-DIY. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para guru untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan dalam mengembangkan asesmen Bahasa Inggris yang berkualitas, khususnya dalam menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Melalui tema TKA English Assessment Lab: Framework Analysis and Quality Item Development, peserta diajak untuk memahami kerangka asesmen secara lebih mendalam serta menganalisis karakteristik soal yang berkualitas. Selain itu, workshop memberikan ruang bagi guru untuk berlatih mengembangkan butir soal yang memenuhi prinsip kualitas asesmen, baik dari aspek substansi, konstruksi, maupun penggunaan bahasa.
Kepala MAN 1 Bantul Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan MGMP tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru dalam bidang asesmen sangat penting seiring dengan tuntutan pembelajaran dan evaluasi pendidikan yang terus berkembang.
“Kegiatan seperti ini sangat penting bagi guru Bahasa Inggris karena asesmen yang berkualitas akan memberikan gambaran yang lebih objektif tentang kemampuan peserta didik. Kami berharap workshop ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menghasilkan keterampilan praktis yang dapat diterapkan oleh para guru di madrasah masing-masing,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam diskusi, analisis framework, serta praktik pengembangan dan penelaahan butir soal. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoretis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis yang dapat diterapkan dalam pembelajaran dan penyusunan asesmen di madrasah masing-masing.
Antusiasme 54 peserta menunjukkan tingginya komitmen guru Bahasa Inggris MA se-DIY dalam meningkatkan kompetensi profesional, terutama dalam bidang asesmen. Forum MGMP juga menjadi ruang strategis bagi guru untuk saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, dan membangun kolaborasi dalam meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Inggris di madrasah
Kegiatan yang dilaksanakan di MAN 4 Bantul ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas asesmen Bahasa Inggris di Madrasah Aliyah se-DIY. Dengan pemahaman yang semakin kuat terhadap assessment framework dan keterampilan dalam mengembangkan butir soal yang berkualitas, para guru diharapkan mampu mempersiapkan peserta didik menghadapi TKA sekaligus membangun budaya asesmen yang lebih objektif, terukur, dan mendukung proses pembelajaran.
Workshop ini sekaligus menegaskan peran MGMP sebagai wadah pengembangan kompetensi guru yang berkelanjutan. Melalui kegiatan yang kolaboratif dan berbasis praktik, guru Bahasa Inggris MA se-DIY terus berupaya menghadirkan pembelajaran dan asesmen yang semakin berkualitas bagi peserta didik.(Sof)

