Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa (Pemilos) Tahun 2026. Persiapan tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan madrasah dalam menyukseskan Pemilos yang tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri. Rapat persiapan dilaksanakan pada Jumat (21/8/2026) di Ruang Media MAN 1 Bantul.
Pemilos Tahun 2026 menjadi momentum yang berbeda bagi MAN 1 Bantul. Pasalnya, MAN 1 Bantul akan menjadi tuan rumah Peluncuran Pendidikan Pemilu dan Demokrasi melalui Pemilos Serentak Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada Rabu (2/9/2026).
Rangkaian kegiatan peluncuran akan diawali dengan pelaksanaan apel dan dilanjutkan dengan kegiatan “Bupati Bantul Menyapa” bersama Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, S. H., M. H. Kehadiran Bupati Bantul tersebut diharapkan menjadi motivasi sekaligus pengalaman berharga bagi murid dalam memahami dan menghayati nilai-nilai demokrasi.
Menjadi tuan rumah peluncuran Pemilos Serentak Tahun 2026 menjadi sebuah kehormatan sekaligus amanah bagi MAN 1 Bantul. Oleh karena itu, berbagai persiapan dilakukan secara lebih matang, mulai dari kesiapan tempat, teknis pelaksanaan kegiatan, hingga koordinasi seluruh pihak yang terlibat.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada MAN 1 Bantul harus dijawab dengan persiapan dan kerja sama yang maksimal.
“Menjadi tuan rumah peluncuran Pendidikan Pemilu dan Demokrasi melalui Pemilos Serentak Tahun 2026 merupakan sebuah kebanggaan sekaligus amanah bagi MAN 1 Bantul. Karena itu, seluruh persiapan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya agar kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan kesan yang baik,” ungkap Mafrudah.
Menurutnya, Pemilos tidak hanya menjadi kegiatan untuk memilih pemimpin organisasi murid, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi secara langsung. Melalui seluruh tahapan Pemilos, murid dapat belajar menyampaikan aspirasi, menentukan pilihan secara bertanggung jawab, menghargai perbedaan, serta menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa.
“Demokrasi harus mulai dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan madrasah. Melalui Pemilos, murid belajar bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi dan setiap perbedaan harus dihargai. Inilah bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting bagi generasi muda,” tambahnya.
Mafrudah juga mengajak seluruh warga MAN 1 Bantul untuk bersama-sama menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh guru, tenaga kependidikan, panitia, serta murid dapat mengambil peran sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Mari kita bersama-sama memberikan dukungan terbaik untuk menyukseskan kegiatan ini. Tunjukkan kekompakan, kedisiplinan, keramahan, dan semangat kebersamaan. Jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa MAN 1 Bantul siap menjadi tuan rumah yang baik serta mampu menyelenggarakan pendidikan demokrasi yang bermakna bagi murid,” pesannya.
Pelaksanaan Pemilos Serentak Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin organisasi murid yang berkualitas, tetapi juga menanamkan nilai-nilai demokrasi dalam diri setiap murid. Sikap kritis, tanggung jawab, kejujuran, sportivitas, dan penghargaan terhadap perbedaan menjadi nilai penting yang diharapkan tumbuh melalui proses tersebut.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat CADAS BERKELAS, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Nilai demokratis menjadi salah satu bagian penting yang diwujudkan melalui Pemilos sebagai ruang belajar nyata bagi murid untuk menggunakan hak pilih secara bijak dan bertanggung jawab.
Dengan persiapan yang semakin dimatangkan, MAN 1 Bantul siap menyambut Peluncuran Pendidikan Pemilu dan Demokrasi melalui Pemilos Serentak Tahun 2026. Seluruh warga madrasah diharapkan dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk menyukseskan kegiatan yang akan menjadi momentum penting dalam penguatan pendidikan demokrasi bagi generasi muda tersebut. (ad)

