Bantul (MAN 1 Bantul) — Suasana Debat Calon Ketua OSIM MAN 1 Bantul berlangsung semakin semarak ketika para siswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada para kandidat. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan dalam kegiatan debat yang menjadi bagian dari rangkaian Pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Bantul. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu (26/8/2026) di masjid MAN 1 Bantul.
Para siswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berperan aktif dalam proses demokrasi di lingkungan madrasah. Dengan penuh keberanian, mereka menyampaikan berbagai pertanyaan kepada calon Ketua OSIM terkait visi, misi, program kerja, kepemimpinan, serta berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan dan kebutuhan siswa.
Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan menunjukkan adanya kepedulian siswa terhadap masa depan organisasi OSIM. Para kandidat pun dituntut untuk memberikan jawaban secara jelas, logis, dan bertanggung jawab terhadap berbagai pertanyaan yang disampaikan.
Interaksi antara siswa dan para kandidat menciptakan suasana debat yang dinamis. Para siswa belajar untuk menyampaikan pendapat secara santun, mendengarkan jawaban, serta mempertimbangkan gagasan yang disampaikan oleh masing-masing calon sebelum menentukan pilihan.
Kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam mengenal praktik demokrasi secara langsung. Melalui debat dan sesi tanya jawab, siswa belajar bahwa memilih seorang pemimpin membutuhkan pertimbangan yang matang, bukan sekadar berdasarkan popularitas.
Selain melatih keberanian menyampaikan pertanyaan, kegiatan ini juga mendorong siswa untuk berpikir kritis. Mereka diajak mencermati visi dan misi kandidat serta menilai sejauh mana program yang ditawarkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga madrasah.
Kepala MAN 1 Bantul, Ibu Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas partisipasi aktif para siswa dalam kegiatan debat.
“Keaktifan siswa dalam mengajukan pertanyaan menunjukkan bahwa mereka memiliki kepedulian terhadap proses pemilihan pemimpin OSIM. Semoga melalui kegiatan ini, anak-anak belajar menjadi pemilih yang cerdas, kritis, santun, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Debat calon Ketua OSIM menjadi salah satu sarana pembelajaran demokrasi yang memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Antusiasme dalam menyampaikan pertanyaan menjadi bukti bahwa siswa MAN 1 Bantul tidak hanya siap memilih pemimpin, tetapi juga mampu berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi di madrasah.
Dari kegiatan tersebut diharapkan lahir pemimpin OSIM yang mampu membawa organisasi menjadi lebih aktif, kreatif, aspiratif, dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi siswa. (Prl)

