Bantul (MAN 1 Bantul) – Langkah menuju Madrasah Adiwiyata Provinsi bukan sekadar tentang meraih sebuah predikat. Lebih dari itu, perjalanan Adiwiyata merupakan proses membangun kesadaran dan budaya peduli lingkungan yang tumbuh dari seluruh warga madrasah. Semangat tersebut ditegaskan Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Adiwiyata bertema “Strategi Menuju Madrasah Adiwiyata Provinsi”, Jumat (28/8/2026).
Dalam sambutannya, Mafrudah menyampaikan bahwa keberhasilan program Adiwiyata tidak dapat dibebankan kepada satu tim atau kelompok tertentu. Seluruh warga madrasah memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
“Adiwiyata jangan hanya menjadi program ketika akan menghadapi penilaian. Yang lebih penting adalah bagaimana kepedulian terhadap lingkungan menjadi budaya dan kebiasaan seluruh warga madrasah,” tegas Mafrudah.
Menurutnya, berbagai aktivitas sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian penting dari gerakan Adiwiyata. Menjaga kebersihan, mengelola sampah, merawat tanaman, menghemat energi dan air, hingga menciptakan lingkungan belajar yang nyaman merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan.
Bimtek menjadi momentum bagi MAN 1 Bantul untuk menyatukan pemahaman sekaligus memperkuat strategi menuju tingkat Adiwiyata Provinsi. Melalui kegiatan tersebut, guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu mengambil peran sesuai bidang masing-masing sehingga program lingkungan dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
Mafrudah juga menekankan bahwa pendidikan lingkungan pada akhirnya harus bermuara pada pembentukan karakter peserta didik. Madrasah tidak hanya mendidik peserta didik agar memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Komitmen tersebut sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul, CADAS BERKELAS, yang merupakan akronim dari Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, dan Anti Diskriminasi. Kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari karakter yang perlu ditanamkan melalui keteladanan dan pembiasaan.
Dengan semangat bersama, MAN 1 Bantul terus bergerak. Sebab bagi madrasah, Adiwiyata bukan hanya tentang mendapatkan pengakuan, tetapi tentang menciptakan generasi yang mampu menjaga bumi mulai dari lingkungan terdekatnya. (wnd)

