BANTUL (MAN 1 Bantul) – Suara lantunan bacaan Al-Qur’an saling bersautan terdengar dari setiap kelas di lingkungan MAN 1 Bantul pada Jumat pagi (28/8/2026). Dalam rangka mempererat kebersamaan dan menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, seluruh siswa menggelar kegiatan Muqaddaman—membaca Al-Qur’an 30 juz secara berjamaah yang dibagi per kelas sebelum puncak acara peringatan dimulai.
Kegiatan mengaji bersama ini mendatangkan ketenangan hati, rahmat, serta keberkahan bagi seluruh civitas akademika. Pembagian tugas membaca per juz di setiap kelas tidak hanya mengasah kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an, tetapi juga melatih kerja sama dan rasa tanggung jawab antarsiswa untuk menuntaskan 30 juz secara bersama-sama.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya atas kekhidmatan dan antusiasme para siswa dalam menyambut hari kelahiran Nabi Agung Muhammad SAW.
“Melalui kegiatan Muqaddaman ini, kita tidak hanya memperingati Maulid Nabi secara seremonial, tetapi juga meneladani akhlak Rasulullah yang merupakan Al-Qur’an berjalan. Tradisi ini menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi, memupuk kebersamaan, dan membentengi karakter siswa dengan nilai-nilai spiritual yang kuat.” ujar Kepala Madrasah.
Para guru pendamping yang turut mengawasi dan mendampingi jalannya Muqaddaman di setiap kelas juga merasakan dampak positif dari kegiatan terstruktur ini. Mukrimuddin, S.Ag., merasa bangga akan keisiplinan para siswa dalam mengikuti muqaddaman.
“Suasana madrasah menjadi sangat teduh dan penuh keberkahan sejak pagi hari. Pembagian juz per siswa membuat anak-anak belajar tentang pentingnya kontribusi individu dalam mencapai tujuan bersama. Keheningan dan fokus mereka saat membaca Al-Qur’an menunjukkan kedewasaan spiritual yang terus tumbuh.” jelas Mukrimuddin.
Kesan mendalam turut dirasakan oleh para siswa yang terlibat langsung dalam penuntasan khataman Al-Qur’an di kelas masing-masing.
Siswa Kelas XI FD 2MAN 1 Bantul, Alya Raihana Ilyasir juga menyatakan kegembiraannya mengikuti muqaddaman di kelasnya.
“Kami merasa sangat senang dan damai bisa mengaji bersama teman-teman sekelas dari pagi. Pembagian pembacaan per juz membuat target 30 juz terasa ringan karena dikerjakan bersama. Rasa kebersamaan di kelas jadi makin erat, dan acara Maulid Nabi tahun ini terasa jauh lebih berkesan.” Ungkap Alya.
Melalui momentum Maulid Nabi dan tradisi Muqaddaman ini, MAN 1 Bantul berharap dapat terus mencetak generasi muda yang unggul secara akademis serta memiliki kedalaman spiritual dan kepedulian sosial yang tinggi. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr).

