MAN 1 Bantul Jadi Tuan Rumah Apel Launching Pemilos Serentak se-Kabupaten Bantul 2026

Bantul (MAN 1 Bantul) — Lapangan utama MAN 1 Bantul menjadi saksi dimulainya Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Serentak se-Kabupaten Bantul Tahun 2026. MAN 1 Bantul dipercaya menjadi tuan rumah Apel Launching Pemilos yang diikuti oleh seluruh murid MAN 1 Bantul, guru dan tenaga kependidikan (GTK), tamu undangan, serta perwakilan empat SMP/MTs di sekitar madrasah, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus semarak. Peluncuran Pemilos Serentak menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman pendidikan demokrasi secara langsung kepada murid melalui proses pemilihan pemimpin organisasi di lingkungan satuan pendidikan.

Pemilos dirancang dengan mengadopsi sejumlah tahapan dalam proses pemilihan umum, mulai dari pendaftaran calon, penyampaian visi dan misi, hingga pemungutan suara. Pemanfaatan teknologi digital dalam proses pemilihan juga menjadi bagian dari pembelajaran agar murid semakin mengenal proses demokrasi yang transparan, tertib, dan bertanggung jawab.

Melalui Pemilos, murid tidak sekadar memilih ketua OSIS, tetapi juga belajar menyampaikan aspirasi, menghargai perbedaan pilihan, menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang matang, serta menerima hasil pemilihan secara sportif. Proses tersebut menjadi pengalaman nyata dalam membangun budaya demokrasi di lingkungan pendidikan.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada MAN 1 Bantul sebagai tuan rumah Apel Launching Pemilos Serentak se-Kabupaten Bantul.

“Kami bersyukur dan bangga MAN 1 Bantul dipercaya menjadi tempat peluncuran Pemilos Serentak se-Kabupaten Bantul. Pemilos bukan sekadar proses pergantian pengurus OSIS, tetapi menjadi ruang belajar demokrasi yang nyata bagi murid. Mereka belajar menghargai perbedaan pendapat, berpikir kritis, menyampaikan aspirasi, dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang dibuat,” ujar Mafrudah.

Menurutnya, pengalaman tersebut sejalan dengan penguatan CADAS BERKELAS, khususnya nilai Demokratis, Adaptif, dan Berkarakter. Pendidikan demokrasi di madrasah perlu diarahkan agar murid tidak hanya memahami konsep demokrasi secara teoritis, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui Pemilos, kami ingin membangun budaya demokrasi yang sehat di madrasah. Murid belajar bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi dan setiap perbedaan harus disikapi dengan saling menghormati. Inilah bagian dari pendidikan karakter yang kami kuatkan melalui CADAS BERKELAS,” tambahnya.

Pelaksanaan Pemilos Serentak diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang mampu membentuk murid sebagai generasi yang cerdas dalam menentukan pilihan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki karakter demokratis dan bertanggung jawab.

Kepercayaan kepada MAN 1 Bantul sebagai tuan rumah Apel Launching Pemilos Serentak se-Kabupaten Bantul sekaligus menjadi momentum bagi madrasah untuk terus memperkuat perannya dalam menghadirkan pengalaman pendidikan yang kontekstual. Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai demokrasi diharapkan tumbuh sebagai bagian dari budaya madrasah dan implementasi CADAS BERKELAS. (Etra)