Bantul (MAN 1 Bantul) — Peluncuran Pemilos Serentak 2026 di MAN 1 Bantul menjadi momentum bagi murid untuk mengambil peran sesuai dengan kompetensi dan minat yang dimiliki. Dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu (2/9/2026) tersebut, perwakilan murid Jurnalistik MAN 1 Bantul turut ambil bagian dalam mendokumentasikan rangkaian acara.
Dua murid yang mendapat tugas dalam kegiatan tersebut adalah Muhammad Syafa Najif, murid kelas XII FL 2 dan Consientizaco Beeznillah Najidkhan, murid kelas XI FD 3. Keduanya bertugas mendokumentasikan berbagai momen selama pelaksanaan Peluncuran Pemilos Serentak 2026.
Dengan mengenakan rompi Jurnalistik MAN 1 Bantul, keduanya bergerak di berbagai titik kegiatan untuk mengabadikan momen penting. Mulai dari rangkaian apel di lapangan hingga kegiatan Bupati Menyapa di aula menjadi bagian yang didokumentasikan.
Rompi jurnalistik yang dikenakan bukan sekadar identitas, tetapi juga menjadi penanda tugas dan tanggung jawab mereka sebagai bagian dari tim jurnalistik madrasah. Dengan kamera di tangan, mereka berupaya menangkap berbagai momen kegiatan dari sudut pandang yang informatif dan menarik.

Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman langsung bagi murid untuk menjalankan tugas jurnalistik dalam kegiatan resmi. Keduanya belajar menentukan momen yang layak diabadikan, menyesuaikan diri dengan situasi kegiatan, serta tetap memperhatikan etika ketika melakukan dokumentasi.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi keterlibatan murid Jurnalistik dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi anak-anak yang ikut mengambil peran dalam mendokumentasikan kegiatan madrasah. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk belajar secara langsung. Apa yang mereka lakukan hari ini akan menjadi pengalaman dan bekal untuk mengembangkan keterampilan jurnalistik mereka,” ujar Mafrudah.
Menurut Mafrudah, kegiatan madrasah dapat menjadi ruang belajar yang luas bagi murid. Setiap tugas yang diberikan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan kemampuan sekaligus belajar bertanggung jawab.
Keterlibatan Muhammad Syafa Najif dan Consientizaco Beeznillah Najidkhan juga menjadi bagian dari semangat CADAS BERKELAS MAN 1 Bantul. Melalui pengalaman langsung di lapangan, murid didorong untuk tumbuh menjadi pribadi yang Cerdas, Adaptif, Smart, dan Berkarakter.
Dokumentasi yang dihasilkan oleh tim Jurnalistik MAN 1 Bantul diharapkan tidak hanya menjadi arsip madrasah, tetapi juga menjadi rekaman perjalanan kegiatan yang dapat memberikan informasi kepada warga madrasah dan masyarakat.
Dengan rompi jurnalistik yang menjadi identitasnya, kedua murid tersebut turut menunjukkan bahwa setiap murid memiliki kesempatan untuk mengambil peran dan memberikan kontribusi dalam menyukseskan kegiatan madrasah. (ars)

