Nabila Murid Kelas XI-FD5 Tampil Percaya Diri sebagai MC Apel Pembukaan Pemilos 2026

Bantul (MAN 1 Bantul) – Nabila, murid kelas XI-FD5 MAN 1 Bantul, mendapat kepercayaan menjadi pembawa acara (MC) dalam apel upacara pembukaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (Pemilos) 2026 di MAN 1 Bantul, Rabu (2/9/2026). Dengan penuh percaya diri, Nabila memandu jalannya rangkaian acara dari awal hingga akhir secara tertib dan lancar. Kepercayaan yang diberikan tersebut menjadi kesempatan bagi Nabila untuk mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum sekaligus belajar menjalankan tanggung jawab dalam kegiatan resmi madrasah yang dihadiri oleh tamu undangan dan perwakilan OSIS dari beberapa sekolah.

Kepala MAN 1 Bantul, Ibu Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas keberanian dan kesiapan Nabila dalam menjalankan tugas sebagai MC. “Kami memberikan apresiasi kepada Nabila yang telah menjalankan tugas sebagai MC dengan baik. Kesempatan seperti ini penting untuk memberikan pengalaman kepada murid dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Semoga pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi Nabila untuk terus mengembangkan potensi yang dimilikinya,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa pemberian ruang kepada murid untuk mengambil peran dalam berbagai kegiatan madrasah merupakan bagian dari implementasi tagline “Cadas Berkelas: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi.”

Keterlibatan Nabila sebagai MC dalam apel pembukaan Pemilos 2026 menunjukkan bahwa kegiatan madrasah dapat menjadi ruang pembelajaran yang nyata bagi murid. Melalui peran tersebut, murid belajar berkomunikasi secara efektif, beradaptasi dengan situasi, bekerja secara terstruktur, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban. Pengalaman ini juga menjadi bagian dari upaya MAN 1 Bantul dalam menggali dan mengembangkan potensi murid di bidang komunikasi dan kepemimpinan. Semangat tersebut selaras dengan Cadas Berkelas yang mendorong murid untuk menjadi pribadi yang cerdas, agamis, demokratis, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan anti diskriminasi. (mln)