Bantul (MAN 1 Bantul) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul bersama Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Kantor Kementerian Agama, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bantul resmi meluncurkan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Serentak tahun ini, dengan MAN 1 Bantul menjadi tempat penyelenngaraan peluncuran pemilos serentak. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu (2//9/2026) dan diikuti perwakilan 5 sekolah jenjang SMP/MTs, SMA/MA/SMK.
Kegiatan ini digagas atas dasar perlunya memberikan edukasi kepada pelajar terkait partisipasi dan pemahaman politik di kalangan pemilih pemula, khususnya siswa usia sekolah menengah yang dalam waktu dekat akan memiliki hak pilih dalam pemilu sesungguhnya. Peluncuran pemilos Serentak Bantul sendiri merupakan program pendidikan pemilih yang telah berjalan sejak 2015 dan dikenal sebagai satu-satunya kegiatan sejenis yang diselenggarakan secara serentak di tingkat kabupaten di Indonesia. Melalui kerja sama lintas instansi, KPU Bantul mendesain kegiatan ini dalam berbagai macam kegiatan sebelumnya, agar prosesnya benar-benar meniru mekanisme pemilu, sehingga siswa tidak hanya mendengar teori demokrasi, tetapi juga mengalaminya secara langsung.

Maksud dan tujuan diselenggarakannya Pemilos di MAN 1 Bantul, setelah agenda pelunculan pemilos serentak adalah untuk memberikan pendidikan politik dan demokrasi sejak dini kepada siswa sebagai calon pemilih pemula. Dengan mempraktikkan langsung tahapan pemilihan, siswa diharapkan memahami arti penting hak suara, mekanisme pemilu yang jujur dan adil, serta pentingnya menerima hasil pemilihan dengan sikap sportif, sehingga ketika kelak menjadi pemilih dalam pemilu maupun pemilihan kepala daerah, mereka sudah memiliki bekal pengetahuan dan sikap yang tepat.
Dari sisi manfaat, Pemilos memberikan pengalaman belajar langsung (learning by doing) bagi siswa, mulai dari menyusun visi-misi, berkampanye, berdebat, hingga menghitung suara, yang sekaligus melatih kepemimpinan, kejujuran, dan kemampuan berkompetisi secara sehat. Adapun dampak jangka panjang yang diharapkan dari kegiatan ini adalah lahirnya generasi pemilih muda yang lebih cerdas, kritis, dan berintegritas, yang pada gilirannya turut mendorong peningkatan kualitas demokrasi di tingkat lokal maupun nasional. Pihak KPU Bantul berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan demokrasi Indonesia.(Ipg)

