Bantul (MAN 1 Bantul)_ Suasana khidmat menyertai pelaksanaan upacara bendera di halaman MAN 1 Bantul pada Senin (14/9/26). Upacara yang berlangsung pukul 07.00–07.45 WIB tersebut diisi dengan mengheningkan cipta untuk mengenang dan mendoakan tiga aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Ketiga ASN tersebut adalah Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Mehan, dan Wili Mbuik yang menjadi korban penembakan di Distrik Muliama pada Rabu (9/9/26).
Momen mengheningkan cipta menjadi pengingat bagi seluruh peserta upacara tentang arti pengabdian, kemanusiaan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Ketiga ASN tersebut diketahui sedang melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat, termasuk penyaluran bantuan ternak, ketika peristiwa itu terjadi. Melalui doa bersama, warga MAN 1 Bantul mengenang pengabdian mereka sekaligus berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menekankan pentingnya menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan penghargaan terhadap pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan upacara. Momen mengheningkan cipta diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari tata urutan upacara, tetapi juga mengajak peserta didik untuk merenungkan arti pengabdian dan menghargai kehidupan. Melalui kegiatan tersebut, madrasah berupaya menumbuhkan karakter siswa yang memiliki empati, semangat kebangsaan, dan kepedulian terhadap sesama. (azm)

