Totalitas Kembangkan Plus Keterampilan, MAN 1 Bantul Libatkan Empat Murid di Ekstranas 2026

Bantul (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan program Plus Keterampilan dengan memberikan kesempatan kepada murid untuk terlibat dalam ajang keterampilan hingga luar daerah. Hal tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan empat murid dalam kegiatan Ekstranas (Expo dan Rapat Kerja Nasional) MA Plus Keterampilan 2026 yang berlangsung di Lamongan, Kamis–Minggu (10–13/9/2026).

Empat murid MAN 1 Bantul yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Elvina Nur Rahma kelas XII FL 6, Qanita Ghina Humaira kelas XI FD 7, Juan Nando Akbar kelas XII FL 5, dan Nieno Angel Firdhauza kelas X E 5. Mereka mendapatkan kesempatan untuk mewakili madrasah dalam kegiatan yang mempertemukan berbagai potensi keterampilan dari madrasah di sejumlah daerah.

Dalam ajang tersebut, Elvina dan Nieno mengikuti Lomba Tata Busana Desain Kategori Fashion Draping dan Peragaan. Qanita mengikuti kategori yang sama sekaligus terlibat dalam Expo MA Plus Keterampilan, sedangkan Juan mengikuti bidang Expo MA Plus Keterampilan.

Keikutsertaan empat murid tersebut menjadi bagian dari upaya MAN 1 Bantul memberikan pengalaman nyata kepada murid dalam mengembangkan keterampilan yang mereka pelajari. Kompetisi dan expo menjadi ruang bagi murid untuk menguji kemampuan, menampilkan karya, serta belajar dari peserta lain yang datang dari berbagai daerah.

Bagi madrasah, pengalaman mengikuti kegiatan di luar Yogyakarta memiliki nilai penting dalam proses pengembangan murid. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman berkompetisi, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun kepercayaan diri, berkomunikasi, serta melihat secara langsung perkembangan karya dan keterampilan dari madrasah lain.

Program Plus Keterampilan di MAN 1 Bantul tidak berhenti pada proses pembelajaran di madrasah. Murid juga diberikan ruang untuk membawa keterampilan tersebut ke berbagai kegiatan dan ajang yang lebih luas. Dengan demikian, keterampilan yang dipelajari dapat menjadi pengalaman yang lebih bermakna karena dipraktikkan dalam situasi nyata.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa madrasah berupaya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada murid untuk mengembangkan potensi yang dimiliki melalui program Plus Keterampilan.

“Program Plus Keterampilan tidak cukup hanya dipelajari di madrasah. Anak-anak perlu diberi kesempatan untuk mempraktikkan, menampilkan, dan menguji keterampilannya dalam berbagai kesempatan. Karena itu, ketika ada ajang di luar Yogyakarta, kami berupaya memberikan ruang kepada murid untuk ikut serta dan mendapatkan pengalaman,” ungkap Mafrudah.

Keikutsertaan Elvina, Qanita, Juan, dan Nieno di Lamongan menjadi salah satu wujud totalitas MAN 1 Bantul dalam mengembangkan program Plus Keterampilan. Madrasah berupaya agar murid memperoleh pengalaman yang beragam, tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui expo, kompetisi, dan kegiatan antarmadrasah.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong murid untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi, menghasilkan karya, serta berani membawa kemampuan mereka ke ruang yang lebih luas. Dengan pengalaman tersebut, program Plus Keterampilan di MAN 1 Bantul tidak sekadar menjadi tambahan pembelajaran, tetapi menjadi ruang bagi murid untuk bertumbuh melalui pengalaman nyata.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya MAN 1 Bantul dalam mewujudkan murid CADAS BERKELAS: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi. (ars)