Bangun Karakter Religius, Kelas XI FD Awali Pembelajaran dengan Sholat Dhuha dan Asmaul Husna

Bantul (MAN 1 Bantul) — Menanamkan karakter religius dapat dilakukan melalui pembiasaan yang sederhana dan konsisten. Hal tersebut diterapkan peserta didik kelas XI FD MAN 1 Bantul dengan melaksanakan sholat dhuha dan pembacaan Asmaul Husna sebelum kegiatan pembelajaran dimulai pada Rabu (16/9/2026).

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat dhuha secara bersama-sama. Peserta didik mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib sebagai bentuk pembiasaan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Setelah sholat dhuha selesai, peserta didik melanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum bagi peserta didik untuk sejenak menyiapkan diri sebelum memasuki proses pembelajaran. Aktivitas di madrasah tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan sikap religius dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Pembiasaan sholat dhuha memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melatih kedisiplinan dalam melaksanakan ibadah. Sementara itu, pembacaan Asmaul Husna membantu menumbuhkan kecintaan dan kedekatan peserta didik kepada Allah Swt. Kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama juga membangun suasana kebersamaan di antara siswa.

Bagi peserta didik, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rutinitas positif sebelum mengikuti pembelajaran. Setelah melaksanakan ibadah dan pembacaan Asmaul Husna, mereka kemudian bersiap mengikuti pembelajaran sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menuturkan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab untuk membangun karakter peserta didik secara menyeluruh.

“Pembelajaran di madrasah tidak hanya tentang pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga bagaimana membentuk pribadi yang memiliki akhlak dan nilai-nilai keagamaan. Karena itu, pembiasaan sholat dhuha dan pembacaan Asmaul Husna menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan sehari-hari di madrasah,” tuturnya.

Mafrudah berharap pembiasaan tersebut dapat terus dijaga dan dilakukan secara konsisten. Menurutnya, kebiasaan baik yang dilakukan berulang-ulang akan membantu peserta didik membangun karakter positif yang dapat dibawa ke lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk penerapan nilai religius dalam keseharian peserta didik MAN 1 Bantul. Melalui pembiasaan yang terarah, madrasah berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik secara utuh, baik dari sisi akademik maupun karakter.

Dengan mengawali pembelajaran melalui sholat dhuha dan pembacaan Asmaul Husna, peserta didik kelas XI FD diharapkan dapat menjalani proses pembelajaran dengan hati yang lebih tenang, pikiran yang lebih siap, serta semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri. (wnd)