MAN 1 Bantul Ikuti FGD EXTRANAS 2026 di Lamongan, Perkuat Sinergi Pengembangan Keterampilan Madrasah

Lamongan, 11 September 2026 – MAN 1 Bantul turut berpartisipasi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) EXTRANAS 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian EXTRANAS 2026 yang mempertemukan unsur pimpinan madrasah dan guru keterampilan dari berbagai madrasah di Indonesia.

Kegiatan FGD diawali dengan acara pembukaan yang dilaksanakan di Kompleks Pemerintah Daerah (Pemda) Lamongan. Pembukaan berlangsung dengan penuh semangat dan diikuti oleh para peserta dari berbagai MAN dan MAS yang hadir dalam kegiatan EXTRANAS 2026.

MAN 1 Bantul turut mengirimkan perwakilan dalam kegiatan tersebut, yaitu Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., selaku Kepala MAN 1 Bantul, serta Sururin Khoiroh, S.Pd. dan Tatik Sutrismiyati, S.Pd. sebagai guru keterampilan. Keikutsertaan ketiganya menjadi bentuk dukungan MAN 1 Bantul terhadap pengembangan dan penguatan program keterampilan di madrasah.

Setelah acara pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja (raker) dan workshop. Kegiatan kemudian dibagi menjadi beberapa agenda sesuai dengan bidang dan peran masing-masing peserta.

Para kepala madrasah mengikuti agenda raker yang dipusatkan di Hotel Grand Wisma Lamongan. Dalam kegiatan tersebut, para kepala madrasah berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pengembangan madrasah, khususnya penguatan program keterampilan dan berbagai strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.

Sementara itu, para guru keterampilan mengikuti Workshop MGMP Guru Keterampilan se-Indonesia yang dilaksanakan di MAN 1 Lamongan. Workshop tersebut menjadi ruang bagi para guru keterampilan untuk saling bertukar pengalaman, gagasan, dan praktik baik dalam pelaksanaan pembelajaran keterampilan di madrasah.

Sururin Khoiroh, S.Pd. dan Tatik Sutrismiyati, S.Pd. mengikuti kegiatan workshop bersama guru-guru keterampilan dari berbagai daerah. Forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring antarpendidik yang memiliki perhatian terhadap pengembangan keterampilan siswa madrasah.

Bagi MAN 1 Bantul, keikutsertaan dalam FGD dan workshop EXTRANAS 2026 memiliki arti penting. Selain menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi guru, kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi dan pertukaran informasi mengenai perkembangan pembelajaran keterampilan yang dapat diterapkan di madrasah.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyambut positif pelaksanaan FGD EXTRANAS 2026. Menurutnya, forum seperti ini sangat bermanfaat untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antarmadrasah, sekaligus menjadi wadah untuk mencari berbagai inovasi dalam mengembangkan potensi peserta didik.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, MAN 1 Bantul terus menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan pendidikan keterampilan yang mampu membekali siswa dengan kreativitas, kemandirian, dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

FGD EXTRANAS 2026 di Lamongan pun tidak sekadar menjadi forum pertemuan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara kepala madrasah dan guru keterampilan se-Indonesia demi kemajuan pendidikan keterampilan di lingkungan madrasah.(R2N)