Bantul (MAN 1 Bantul) — Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), panitia ASTS MAN 1 Bantul melalui Tim IT melakukan simulasi penggunaan Jogja Madrasah Digital (JMD) pada Rabu (16/9/2026). Simulasi dilakukan dengan mendatangi kelas-kelas untuk memastikan perangkat telepon seluler (HP) yang akan digunakan murid dapat mendukung pelaksanaan ASTS berbasis digital.
Tim IT melakukan pengecekan secara langsung terhadap HP murid dengan mencoba mengakses sistem JMD. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kesiapan perangkat, mulai dari kemampuan mengakses platform hingga memastikan murid dapat masuk dan menjalankan sistem yang akan digunakan dalam asesmen.
Simulasi ini menjadi bagian penting dari persiapan teknis ASTS. Dengan melakukan pengecekan sebelum pelaksanaan, kendala yang berkaitan dengan perangkat dapat diketahui lebih awal sehingga panitia memiliki waktu untuk melakukan tindak lanjut.
Selain mengecek perangkat, simulasi juga memberikan kesempatan kepada murid untuk mengenal alur penggunaan JMD. Murid dapat mencoba mengakses sistem secara langsung sehingga tidak lagi merasa asing ketika nantinya mengikuti asesmen yang sesungguhnya.
Pelaksanaan ASTS berbasis JMD membutuhkan kesiapan tidak hanya dari sisi soal dan kepanitiaan, tetapi juga dari sisi perangkat dan akses digital. Karena itu, Tim IT berupaya memastikan aspek teknis dipersiapkan secara matang agar pelaksanaan asesmen dapat berjalan tertib dan lancar.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi langkah panitia, khususnya Tim IT, yang melakukan simulasi secara langsung ke kelas-kelas. Menurut Mafrudah, persiapan teknis yang dilakukan sejak awal merupakan bagian penting untuk meminimalkan kendala saat ASTS berlangsung.
“Persiapan yang baik akan membantu pelaksanaan ASTS berjalan lebih lancar. Pengecekan perangkat sejak awal menjadi langkah penting agar kendala teknis dapat diketahui dan ditangani sebelum pelaksanaan asesmen,” ungkap Mafrudah.
Melalui simulasi tersebut, MAN 1 Bantul terus mematangkan berbagai aspek persiapan ASTS, termasuk kesiapan murid, perangkat, dan sistem digital. Pemanfaatan JMD juga menjadi bagian dari upaya madrasah mengoptimalkan teknologi dalam proses asesmen.
Dengan persiapan yang dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, panitia ASTS berharap seluruh murid dapat mengikuti asesmen dengan perangkat yang siap digunakan dan proses pelaksanaan dapat berlangsung secara efektif, tertib, serta lancar.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat MAN 1 Bantul CADAS BERKELAS: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi. (ars)

