Bimtek KBC MAN 1 Bantul Dorong Integrasi Nilai Cinta dalam Pembelajaran

Bantul (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman pendidik dalam mengintegrasikan nilai-nilai KBC ke dalam proses pembelajaran. Kegiatan tersebut menghadirkan Heni Prilantari, M.Pd., sebagai narasumber.

Dalam penyampaiannya, Heni Prilantari, M.Pd., membahas pentingnya integrasi KBC dalam pembelajaran. Menurutnya, penerapan KBC tidak cukup hanya disampaikan sebagai materi atau konsep tersendiri, tetapi perlu dihadirkan dalam keseluruhan proses pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Integrasi KBC dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk membangun hubungan positif dengan Allah Swt., mengembangkan kecintaan terhadap ilmu, menghargai diri sendiri dan sesama, menjaga lingkungan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air.

Melalui pendekatan tersebut, pembelajaran diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan. Guru memiliki peran penting dalam menghadirkan suasana pembelajaran yang aman, nyaman, bermakna, dan mendorong peserta didik untuk berkembang secara utuh.

Heni juga menekankan bahwa nilai-nilai KBC dapat diintegrasikan sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kegiatan pembelajaran. Guru dapat merancang aktivitas yang memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk mempraktikkan nilai cinta dalam kehidupan nyata, baik melalui kerja sama, kepedulian, tanggung jawab, penghargaan terhadap perbedaan, maupun kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan Bimtek yang berlangsung pada Jumat (25/9/2026) sebagai ruang belajar dan refleksi bagi para pendidik MAN 1 Bantul. Melalui kegiatan tersebut, guru memperoleh pemahaman yang lebih konkret mengenai bagaimana nilai-nilai KBC dapat diterjemahkan ke dalam praktik pembelajaran di kelas.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa penguatan KBC menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik.

“Pembelajaran di madrasah harus mampu menyentuh pengetahuan sekaligus membangun karakter. Melalui KBC, guru diharapkan dapat menghadirkan pembelajaran yang menumbuhkan nilai cinta, kepedulian, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap sesama,” ungkap Mafrudah.

Mfrudah juga berharap hasil Bimtek dapat diterapkan dalam pembelajaran sesuai dengan konteks masing-masing mata pelajaran. Dengan demikian, KBC tidak berhenti pada pemahaman secara konseptual, tetapi dapat terlihat dalam pengalaman belajar peserta didik sehari-hari.

Kegiatan Bimtek KBC tersebut sejalan dengan semangat MAN 1 Bantul melalui tagline CADAS BERKELAS, yaitu cerdas, agamis, demokratis, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan anti diskriminasi. Integrasi nilai-nilai cinta dalam pembelajaran diharapkan semakin memperkuat karakter peserta didik sekaligus menciptakan lingkungan madrasah yang positif, inklusif, dan humanis.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul terus mendorong peningkatan kompetensi guru agar mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran yang bermakna. Bimtek KBC menjadi salah satu langkah untuk membangun budaya pembelajaran yang tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga menumbuhkan peserta didik yang memiliki karakter, kepedulian, dan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan.(wnd)