Bantul (MAN 1 Bantul)— Dalam upaya memperkuat kemandirian vokasi dan menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, siswa MAN 1 Bantul menggelar kegiatan praktik otomotif pada Selasa (22/09/2026) berlokasi di Bengkel Otomotif MAN 1 Bantul.
Kegiatan praktik otomotif berlangsung di bawah bimbingan dan pengawasan langsung dari tim guru pengampu mata pelajaran otomotif, yakni Fachrur Rozi, S.Pd. dan Kamdani, S.Pd. Dalam sesi praktik intensif tersebut, para siswa dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai sistem kerja mesin, teknik pemeliharaan berkala (tune-up), pembongkaran dan perakitan komponen mesin, kelistrikan kendaraan, hingga analisis gangguan (troubleshooting) secara sistematis.
Fachrur didampingi Kamdani menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis praktik (hands-on learning) ini dirancang untuk menjembatani teori yang didapat di kelas dengan penerapan teknologi otomotif terkini. Selain meningkatkan keterampilan teknis (hard skills), kegiatan ini juga menanamkan kedisiplinan, penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penggunaan alat kerja sesuai standar operasional prosedur, serta pengelolaan limbah bengkel secara ramah lingkungan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I memberikan apresiasi atas terlaksananya pembelajaran otomotif.
“Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa serta Bapak Fachrur Rozi, S.Pd. dan Bapak Kamdani, S.Pd. atas dedikasi dan bimbingannya dalam praktik otomotif ini. Pembelajaran langsung di bengkel ini merupakan bukti nyata penerapan tagline MAN 1 Bantul: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi atau yang kita kenal sebagai ‘Cadas Berkelas’,“ ungkap Mafrudah.
Lebih lanjut, Mafrudah menguraikan bagaimana nilai-nilai utama madrasah tercermin dalam kegiatan ini. Para siswa terbukti Cerdas dan Adaptif dalam mengikuti perkembangan teknologi otomotif modern, serta menunjukkan profil Smart Berkarakter melalui kedisiplinan, ketelitian, dan kepatuhan pada aturan K3. Nilai Agamis terwujud dalam budaya berdoa sebelum kegiatan dan niat bekerja keras sebagai bentuk ibadah, sementara komitmen Cinta Lingkungan diterapkan melalui pengelolaan limbah oli dan suku cadang secara bijak dan bersih.
Mafrudah juga menambahkan bahwa suasana bengkel yang inklusif mencerminkan iklim Demokratis dan semangat Anti Diskriminasi. Seluruh siswa, tanpa memandang latar belakang, diberikan hak dan kesempatan yang sama untuk memegang peralatan, berdiskusi, dan memecahkan masalah teknis bersama-sama, sehingga betul-betul membentuk generasi yang Cadas Berkelas.
Melalui program pilar keterampilan otomotif ini, MAN 1 Bantul berkomitmen terus mencetak lulusan madrasah yang unggul secara akademis, berakhlak mulia, serta memiliki kecakapan hidup (life skills) dan kewirausahaan yang tangguh untuk masa depan. (shy)

