Murid MAN 1 Bantul Awali ASTS dengan Salat Dhuha

Bantul (MAN 1 Bantul) – Ada suasana berbeda dalam pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Ganjil di MAN 1 Bantul. Sebelum mengikuti asesmen, murid membiasakan diri melaksanakan salat Dhuha sebagai bagian dari ikhtiar spiritual sekaligus pembentukan karakter religius.

Pelaksanaan ASTS Ganjil berlangsung pada 21–30 September 2026. Setiap hari selama periode asesmen, murid mengawali aktivitas dengan melaksanakan salat Dhuha sebelum memasuki rangkaian kegiatan asesmen.

Pembiasaan salat Dhuha tersebut menjadi momentum bagi murid untuk menenangkan diri, mempersiapkan mental, serta memohon kelancaran dalam mengikuti asesmen. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran bahwa ikhtiar dalam belajar perlu diiringi dengan doa dan tawakal kepada Allah Swt.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pelaksanaan salat Dhuha menjelang asesmen merupakan bagian dari pembiasaan positif yang terus dikembangkan di madrasah.

“ASTS bukan hanya tentang mengukur capaian pembelajaran, tetapi juga menjadi kesempatan bagi murid untuk belajar disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Kami ingin murid memulai asesmen dengan hati yang tenang. Ikhtiar sudah dilakukan melalui belajar dan persiapan yang baik, kemudian kita lengkapi dengan doa dan tawakal,” tutur Mafrudah.

Pembiasaan salat Dhuha juga menjadi bagian dari upaya MAN 1 Bantul dalam membangun keseimbangan antara kompetensi akademik dan karakter religius. Murid diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki keteguhan spiritual dan karakter yang baik dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dengan mengawali hari melalui salat Dhuha, murid MAN 1 Bantul mengikuti ASTS Ganjil dengan semangat dan kesiapan. Belajar dengan sungguh-sungguh, berdoa dengan penuh keyakinan, dan bertawakal atas hasil terbaik kepada Allah Swt.(zm)