Siswa MAN 1 Bantul Raih Medali Emas dan Penghargaan Karya Terbaik di KOMPRESSIANA Tingkat Nasional

Bantul (MAN 1 Bantul) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik MAN 1 Bantul pada Jumat (16/10/26). Dua siswa kelas XI FD 5, Luthfi Nur Fauziyyah dan Rizki Maulana Putra, berhasil meraih Medali Emas (Gold Medal) sekaligus penghargaan Karya Terbaik dalam Lomba Proposal Riset Siswa Indonesia KOMPRESSIANA tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Forum Cendekia Muda Indonesia (FORCEMI).

Dalam kompetisi tersebut, keduanya mengusung proposal penelitian berjudul “Pemanfaatan Limbah Sekam Padi sebagai Adsorben Beads Berbasis Natrium Alginat sebagai Upaya Degradasi Pencemaran Zat Warna Metilen Biru di Perairan.” Proposal ini mengangkat isu pencemaran lingkungan dengan menawarkan gagasan pemanfaatan limbah sekam padi sebagai bahan adsorben yang berpotensi membantu mengurangi pencemaran zat warna metilen biru di perairan.

Melalui gagasan tersebut, Luthfi dan Rizki mengkaji potensi sekam padi untuk dikembangkan menjadi adsorben berbentuk beads dengan memanfaatkan natrium alginat. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam pengolahan air tercemar sekaligus meningkatkan nilai guna limbah pertanian. Gagasan tersebut juga menunjukkan kepedulian peserta didik terhadap persoalan lingkungan melalui pendekatan ilmiah dan inovatif.

Keberhasilan meraih Medali Emas menjadi bukti bahwa gagasan riset yang dikembangkan kedua siswa mampu bersaing dalam kompetisi tingkat nasional. Sementara itu, penghargaan Karya Terbaik bidang Matematika dan Sains menjadi capaian istimewa yang semakin menegaskan kualitas dan keunggulan proposal yang mereka ajukan.

Pencapaian tersebut tentu tidak terlepas dari kesungguhan dalam menyusun proposal riset, mulai dari menentukan topik, merumuskan permasalahan, menetapkan tujuan penelitian, hingga mengembangkan gagasan dan pendekatan metodologis yang relevan. Proses ini menjadi pengalaman berharga bagi keduanya untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kreatif, sistematis, serta menyampaikan gagasan secara ilmiah.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Luthfi Nur Fauziyyah dan Rizki Maulana Putra. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil positif dari semangat belajar, kreativitas, dan keberanian peserta didik dalam mengembangkan ide-ide inovatif untuk menjawab berbagai persoalan di masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Luthfi Nur Fauziyyah dan Rizki Maulana Putra atas raihan Medali Emas dan penghargaan Karya Terbaik di tingkat nasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa peserta didik madrasah mampu menghasilkan gagasan ilmiah yang kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani mencoba, dan tidak berhenti berkarya,” ungkap Mafrudah.

Lebih lanjut, prestasi ini sejalan dengan komitmen MAN 1 Bantul dalam mendukung pengembangan minat dan bakat peserta didik, khususnya di bidang penelitian, sains, dan karya ilmiah. Madrasah terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membangun karakter yang kritis, kreatif, adaptif, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan.

Semangat tersebut juga selaras dengan nilai-nilai CADAS BERKELAS yang menjadi karakter MAN 1 Bantul, yakni cerdas, agamis, demokratis, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan ant diskriminasi. Melalui prestasi ini, peserta didik diharapkan mampu menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dapat menjadi sarana untuk menghadirkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Selamat kepada Luthfi Nur Fauziyyah dan Rizki Maulana Putra atas prestasi membanggakan di KOMPRESSIANA tingkat nasional. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal untuk terus berinovasi, mengembangkan budaya riset, dan mengharumkan nama MAN 1 Bantul di berbagai ajang kompetisi berikutnya. (nia)