Belajar Asam Basa Lewat Praktikum, Siswa XI FD MAN 1 Bantul Manfaatkan Indikator Alam dan Buatan

Bantul (MAN 1 Bantul) – Siswa kelas XI (FD) MAN 1 Bantul melaksanakan kegiatan praktikum Kimia dengan materi indikator alam dan indikator buatan pada asam dan basa di Laboratorium Kimia MAN 1 Bantul pada Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep asam dan basa melalui pengamatan langsung terhadap perubahan warna indikator sebagai respon sifat suatu larutan.

Dalam kegiatan praktikum tersebut, siswa melakukan pengujian beberapa larutan asam dan basa menggunakan indikator buatan, seperti fenolftalein (PP), brom timol biru (BTB), dan indikator universal. Selain itu, siswa juga memanfaatkan indikator alam yang berasal dari bahan-bahan alami di sekitar, antara lain ekstrak kunyit, pandan, bunga kembang sepatu, dan kol ungu. Melalui kegiatan ini, siswa dapat membandingkan tingkat kepekaan indikator alam dan indikator buatan dalam menunjukkan sifat asam dan basa suatu larutan.

Guru mata pelajaran Kimia Siti Nuroniyah, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa praktikum ini sangat penting untuk melatih keterampilan proses sains siswa, mulai dari menyiapkan alat dan bahan, melakukan percobaan secara sistematis, mencatat hasil pengamatan, hingga menarik kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh. Penggunaan indikator alam juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang mengenalkan pemanfaatan bahan-bahan ramah lingkungan sebagai alternatif dalam pembelajaran kimia.

Selama praktikum berlangsung, siswa tampak antusias dan aktif berdiskusi dalam kelompok. Mereka dengan cermat mencatat setiap perubahan warna yang terjadi pada masing-masing larutan. Dari hasil percobaan tersebut, siswa dapat memahami bahwa larutan asam dan basa memberikan respon warna yang berbeda pada setiap jenis indikator, baik indikator alam maupun indikator buatan.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas pelaksanaan praktikum tersebut. Ia menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis praktikum seperti ini sejalan dengan komitmen madrasah dalam mewujudkan tag line MAN 1 Bantul CADAS BERKELAS, yakni cerdas, agamis, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan anti diskriminasi. “Melalui praktikum yang memanfaatkan bahan alam, siswa tidak hanya diasah kecerdasannya secara akademik, tetapi juga ditanamkan kepedulian terhadap lingkungan, sikap kerja sama, serta karakter ilmiah yang jujur dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Melalui kegiatan praktikum ini, diharapkan siswa kelas XI MAN 1 Bantul tidak hanya memahami teori asam dan basa secara konseptual, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan eksperimen sederhana. Pembelajaran aktif dan bermakna ini menjadi salah satu upaya MAN 1 Bantul dalam menciptakan proses pembelajaran yang inovatif, berwawasan lingkungan, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. (Nia)