Bantul (Man 1 Bantul) — Suasana berbeda nampak pada kegiatan belajar mengajar (KBM) kelas XI FD1 siang ini, Senin (20/01/2025). Sebanyak satu kelas siswa diboyong langsung menuju Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bantul untuk melaksanakan pembelajaran luar kelas selama 4 Jam Pelajaran (JP).
​Langkah inovatif ini diambil untuk memberikan penyegaran suasana belajar sekaligus mendekatkan siswa dengan sumber referensi yang lebih luas. Selama lebih dari 3jam di lokasi, para siswa tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga melakukan riset materi sesuai dengan kurikulum yang sedang berjalan.
​Dalam durasi 4 JP tersebut, para siswa dipandu untuk memanfaatkan berbagai fasilitas perpustakaan, mulai dari koleksi buku cetak hingga layanan literasi digital. Guru pendamping Zidda mufida, S.Ag menyampaikan bahwa pemindahan ruang belajar ini bertujuan agar siswa lebih mandiri dalam mencari data dan referensi tugas.
​”Belajar di perpustakaan memberikan akses informasi yang tidak terbatas bagi siswa. Kami ingin mereka terbiasa melakukan riset mandiri di lingkungan yang kondusif,” ujar nya.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan pembelajaran luar kelas ini. Beliau menegaskan bahwa memboyong siswa ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan strategi nyata untuk mewujudkan visi Cadas Berkelas.
“Kunjungan ini adalah bukti bahwa siswa kita Cerdas dan Smart dalam mencari sumber referensi yang valid. Di era informasi yang begitu deras, kemampuan literasi yang baik akan membentuk pribadi yang Adaptif terhadap perubahan zaman,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa budaya membaca sangat erat kaitannya dengan nilai Agamis dan Berkarakter. “Perintah pertama dalam agama kita adalah Iqra (bacalah). Dengan membaca, siswa akan memiliki wawasan luas yang membuat mereka lebih Demokratis dan Anti Diskriminasi dalam menghargai perbedaan pendapat. Selain itu, dengan mencintai buku dan perpustakaan, kita juga melatih karakter yang Cinta Lingkungan, yaitu lingkungan belajar yang tenang, bersih, dan beradab,” pungkasnya.
​Para siswa XI FD1 terlihat antusias menelusuri rak-rak buku dan menggunakan ruang baca yang nyaman. Menurut beberapa siswa, pembelajaran di Perpusda membuat materi yang dirasa berat menjadi lebih menyenangkan karena suasana yang tenang dan fasilitas yang lengkap.
​Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin guna mendukung program literasi sekolah dan memperluas wawasan akademik siswa di luar buku teks wajib. (Zid)

