Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul terus menanamkan kesadaran mitigasi bencana sejak dini melalui pembelajaran Geografi. Selasa (20/01), pembelajaran Geografi kelas X Fase E3 dilaksanakan dengan pengenalan Platform InaRISK Portal (https://inarisk.bnpb.go.id) sebagai media analisis risiko bencana. Kegiatan pembelajaran ini difokuskan pada pemahaman risiko bencana di sekitar lingkungan MAN 1 Bantul dan wilayah sekitarnya.
Dalam pembelajaran tersebut, Nurdianta, guru geografi MAN 1 Bantul menekankan berbagai potensi bencana yang berisiko terjadi di Kabupaten Bantul, antara lain gempa bumi, banjir, banjir lahar, cuaca ekstrem, kekeringan, serta likuifaksi. Siswa diajak untuk menganalisis peta indeks bahaya melalui InaRISK Portal. Berdasarkan hasil analisis peta indeks bahaya, Kabupaten Bantul termasuk dalam kategori risiko bahaya sedang, sehingga diperlukan kewaspadaan serta kesiapsiagaan yang berkelanjutan.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif. Salah satu siswa kelas X E3, Ibe, mengajukan pertanyaan kritis mengenai kemungkinan terjadinya bahaya erupsi secara tiba-tiba dari gunung api bawah laut di sekitar wilayah Yogyakarta. Pertanyaan tersebut menjadi bahan diskusi menarik yang memperkaya pemahaman siswa tentang dinamika kebencanaan, khususnya terkait proses geologi dan potensi risiko yang mungkin terjadi meskipun peluangnya relatif kecil.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan pembelajaran tersebut. Ia menegaskan bahwa pembelajaran Geografi harus mampu membentuk peserta didik yang cerdas dan adaptif dalam menyikapi risiko bencana. “Melalui pemanfaatan platform InaRISK, siswa dilatih berpikir cerdas berbasis data dan peta, serta adaptif terhadap berbagai kemungkinan risiko bencana di lingkungannya. Ini menjadi bekal penting agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengambil sikap yang tepat dalam kehidupan nyata,” ujarnya.
Melalui pembelajaran ini, diharapkan siswa MAN 1 Bantul semakin memiliki literasi kebencanaan yang baik, mampu membaca informasi risiko secara objektif, serta tumbuh menjadi generasi yang tanggap, cerdas, dan adaptif dalam menghadapi potensi bencana. (dyn)

