Bantul (MAN 1 Bantul) — Dalam rangka memperkuat evaluasi kinerja serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan, Kepala MAN 1 Bantul bersama Kepala Tata Usaha mengikuti kegiatan Dialog Kinerja Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul pada Kamis, (22/1/2026), bertempat di Aula MAN 1 Bantul.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., dan Kepala Tata Usaha, Martiningsih, S.Pd.I., secara seksama mencermati dan mempelajari dokumen Perjanjian Kinerja (Perkin) Tahun 2026 yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Dokumen tersebut menjadi dasar utama pelaksanaan Dialog Kinerja yang akan diikuti oleh seluruh guru dan pegawai MAN 1 Bantul.
Kegiatan Dialog Kinerja ini bertujuan untuk menyelaraskan target kinerja satuan kerja dengan indikator yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama, sekaligus sebagai sarana evaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya dan perencanaan strategis pada tahun berjalan. Dengan pemahaman yang utuh terhadap Perkin, seluruh unsur madrasah diharapkan mampu melaksanakan tugas dan fungsi secara terarah, terukur, dan akuntabel.
Dalam keterangannya, Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa Dialog Kinerja merupakan momentum strategis untuk memperkuat budaya kerja profesional di lingkungan madrasah.
“Dialog Kinerja ini menjadi sarana penting untuk menyamakan persepsi seluruh warga madrasah terhadap target dan indikator kinerja tahun 2026. Dengan memahami Perkin secara menyeluruh, kami berharap seluruh guru dan pegawai dapat meningkatkan kinerja layanan pendidikan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada mutu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mafrudah menambahkan bahwa pelaksanaan Dialog Kinerja juga sejalan dengan semangat CADAS Berkelas, yaitu membangun budaya kerja yang Cerdas dalam perencanaan, Amanah dalam pelaksanaan, Disiplin dalam kinerja, Adaptif terhadap perubahan, dan Santun dalam pelayanan.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola madrasah dan mutu layanan pendidikan sebagai wujud dukungan terhadap program Kementerian Agama serta upaya mewujudkan madrasah yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.(ning)

