Sleman (MAN 1 Bantul) — Guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadis MAN 1 Bantul mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang diselenggarakan di MAN 3 Sleman pada Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini mengusung agenda pelatihan MLS Game Edukatif yang difasilitasi oleh Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (BTKP) DIY.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital, di mana penggunaan Gadget/ handphone siswa semakin tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Melalui game edukatif berbasis MLS, guru diharapkan mampu mengemas pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan tetap sesuai dengan materi mata pelajaran masing-masing.
Salah satu peserta MGMP, Zidda Mufida, guru Al-Qur’an Hadis MAN 1 Bantul, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan kondisi siswa saat ini. Menurutnya, pembelajaran harus mampu mengikuti perkembangan zaman anak-anak, tanpa meninggalkan koridor keilmuan dan nilai-nilai pendidikan.
“Game edukatif ini tentu sangat menarik bagi siswa. Cara mengajar kita juga harus mengikuti era anak-anak sekarang, tetapi tetap berada dalam koridor ilmu. Guru dituntut kreatif dalam mempersiapkan pembelajaran dengan game ini, dan akan terasa lebih mudah jika kita sudah mengetahui caranya,” ungkapnya.
Kepala MAN 1 Bantul, MAfrudah, S.Ag., M.Pd.I memberikan tanggapan terkait MGMP tersebut, “Saya sangat mendukung langkah inovatif guru Qur’an Hadis (Qurdis) kita dalam mengembangkan game edukatif berbasis aplikasi S.id. Di era digital ini, penyampaian materi agama tidak boleh kaku. Dengan game edukatif, nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis akan lebih mudah diterima dan dinikmati oleh siswa tanpa mengurangi esensi religiusnya.” ungkapnya.
Melalui MGMP dan pelatihan ini, diharapkan para guru mampu mengintegrasikan teknologi secara positif dalam pembelajaran, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih efektif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa. (Zid)

