BANTUL (MAN 1 Bantul) — Suasana konsentrasi tinggi terlihat di laboratorium komputer MAN 1 Bantul pada Jumat (6/2/2026). Sejumlah siswa kelas X E5 tengah serius mengikuti mata pelajaran Informatika dengan fokus materi pemrograman dasar menggunakan bahasa Python.
Dalam praktik kali ini, siswa mempelajari cara menggunakan kode input agar program dapat menerima data yang diketikkan langsung melalui keyboard. Materi ini merupakan langkah awal bagi siswa untuk memahami interaksi antara pengguna dan perangkat lunak dalam dunia digital.
Para siswa tampak antusias saat berhasil menjalankan baris kode yang mereka susun secara mandiri. Dengan bimbingan guru pengampu, mereka mencoba membuat program sederhana yang mampu mengolah data nama, angka, hingga identitas lainnya secara dinamis.
“Awalnya terasa sulit karena harus teliti dengan tanda baca dan struktur kode, tapi saat programnya berhasil jalan dan bisa menerima masukan data dari keyboard, rasanya sangat memuaskan,” ujar khalis salah satu siswa kelas X E5 usai menyelesaikan praktiknya.
Kepala MAN 1 Bantul memberikan apresiasi atas semangat belajar siswa dalam menguasai keterampilan teknologi masa kini. Beliau menekankan bahwa penguasaan literasi digital merupakan pilar penting dalam mencetak lulusan yang sesuai dengan tagline madrasah, CADAS BERKELAS.
”Kemampuan pemrograman adalah bukti bahwa siswa kita siap menghadapi masa depan. Ini adalah wujud nyata dari semangat CADAS BERKELAS,” ungkap Kepala Madrasah.
Melalui praktik informatika ini, MAN 1 Bantul berharap para siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta inovasi digital di masa depan. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi siswa untuk bersaing di jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun di dunia kerja global. (ska)

