Boyolali (MAN 1 Bantul) – Siswa kelas X E2 MAN 1 Bantul khidmat melaksanakan kegiatan manasik haji pada Selasa (3/2) dalam suasana guyuran hujan. Kegiatan dilaksanakan di Wisata Edukasi Religi “Qolbu” Boyolali sebagai bagian dari pembelajaran praktik ibadah haji. Meski cuaca kurang bersahabat, hal tersebut tidak menyurutkan semangat siswa untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan.

Rangkaian manasik haji diawali dengan pelaksanaan miqat di Masjid Ageng Boyolali. Selanjutnya, siswa mengikuti tahapan-tahapan manasik yang dirancang menyerupai pelaksanaan ibadah haji sesungguhnya, mulai dari niat ihram, thawaf, sa’i, hingga wukuf. Kegiatan manasik ini diakhiri dengan prosesi lempar jumrah yang menjadi penutup rangkaian praktik ibadah haji.
Salah satu peserta, Zashinta, mengungkapkan kesan mendalam setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa manasik haji memberikan pengalaman spiritual yang berbeda dan membuatnya lebih memahami makna setiap rangkaian ibadah haji. “Walaupun hujan, kegiatan ini justru terasa lebih berkesan. Saya jadi lebih paham tata cara haji dan merasa lebih siap secara mental dan spiritual,” ujarnya.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji ini sejalan dengan visi madrasah yang Islami dalam bingkai CITRA MANDIRI. Menurutnya, melalui kegiatan ini siswa tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga ditanamkan nilai keikhlasan, kedisiplinan, dan ketangguhan dalam beribadah. “Manasik haji menjadi sarana pembentukan karakter Islami yang mandiri dan berakhlak mulia, sesuai dengan visi MAN 1 Bantul,” tegasnya. (dyn)

