PMR MAN 1 Bantul Latihan Pertolongan Pertama, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Situasi Darurat

Bantul (MAN 1 Bantul) – Kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) MAN 1 Bantul pada Selasa (10/2/2026) berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Bertempat di lingkungan madrasah, para anggota PMR mendapatkan materi tentang Pertolongan Pertama pada Keadaan Darurat, yang relevan dengan kondisi akhir-akhir ini di mana beberapa wilayah kerap mengalami gempa bumi, kebakaran, maupun kecelakaan.

Materi disampaikan oleh Bapak Jumali, yang memberikan pemahaman dasar mengenai langkah-langkah pertolongan pertama yang tepat dan aman. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi situasi darurat.

“Sebagai anggota PMR, kalian harus sigap, tenang, dan tidak panik. Penanganan pertama yang tepat bisa sangat membantu sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan,” jelas Pak Jumali.

Untuk membuat pembelajaran lebih aktif dan bermakna, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapatkan topik berbeda, seperti penanganan korban gempa bumi, kebakaran, maupun kecelakaan ringan. Mereka diberi waktu 15 menit untuk berdiskusi, menyusun langkah penanganan, dan mempersiapkan presentasi.

Suasana kegiatan menjadi semakin seru ketika masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan teman-temannya. Diskusi interaktif pun terjadi, di mana anggota lain memberikan tanggapan serta pertanyaan. Metode ini membuat kegiatan terasa lebih hidup, tidak monoton, dan mendorong seluruh anggota untuk terlibat aktif.

Pembina PMR MAN 1 Bantul, Candra Ade Pertiwi, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para anggota. “Metode diskusi dan presentasi kelompok seperti ini membuat anggota lebih memahami materi karena mereka belajar aktif dan saling bertukar gagasan. Harapannya, mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap ketika harus bertindak di situasi nyata,” ungkapnya.

Kepala MAN 1 Bantul, Ibu Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan bahwa keterampilan pertolongan pertama merupakan bekal penting bagi generasi muda di tengah kondisi yang tidak menentu.

“Madrasah memiliki tanggung jawab membekali peserta didik tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga keterampilan hidup dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan PMR ini, siswa dilatih untuk tanggap, peduli, dan siap membantu sesama dalam situasi darurat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota PMR MAN 1 Bantul semakin terampil, sigap, dan memiliki jiwa kemanusiaan yang kuat, sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama ketika dibutuhkan. Hal ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (ad)