Bantul (MAN 1 Bantul) — Ujian tahfidz kelas FL MAN 1 Bantul resmi selesai pada Kamis (12/02/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 204 siswa dan dilaksanakan selama dua hari dengan tertib dan lancar.
Pelaksanaan ujian tahfidz ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor: B-1888/Kw.12.2/1/PP.00.1/07/2016 tentang Program Tahfidz. Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa diperlukan asesmen atau penilaian pencapaian tahfidz sebagai bentuk evaluasi keberhasilan program.
Program Tahfidz di MAN 1 Bantul sendiri dilaksanakan bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek R1 Krapyak Yogyakarta. Kerja sama ini bertujuan untuk menjaga kualitas hafalan siswa sekaligus memastikan standar penilaian yang sesuai dengan kaidah dan metode yang tepat.
Selama dua hari pelaksanaan, para siswa mengikuti asesmen hafalan sesuai target yang telah ditentukan. Para penguji menyampaikan bahwa secara umum kemampuan hafalan siswa cukup baik. Namun demikian, mereka menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dalam murojaah.

“Sebenarnya menambah hafalan itu relatif mudah. Yang sulit adalah murojaah atau menjaga hafalan yang sudah ada. Karena itu, murojaah harus ditingkatkan setiap hari agar hafalan tidak hilang,” ujar Amila Midana, S.Pd penguji dari Krapyak.
“Alhamdulillah, tuntasnya asesmen 204 siswa ini adalah bukti nyata karakter Agamis dan Cerdas dalam menjaga amanah Al-Qur’an. Semangat belajar mereka yang Smart dan Adaptif selama dua hari ini mencerminkan kualitas generasi Cadas Berkelas yang sesungguhnya di MAN 1 Bantul.” Ujar kepala madrasah.
Dengan berakhirnya ujian tahfidz ini, diharapkan seluruh siswa kelas FL semakin termotivasi untuk meningkatkan kedisiplinan dalam mengulang hafalan, sehingga kualitas dan kekuatan hafalan Al-Qur’an tetap terjaga dengan baik. (Zid)

