Bantul (MAN 1 Bantul) — Dalam upaya memperkuat harmoni antara pendidikan di madrasah dan pola asuh di rumah, MAN 1 Bantul bekerja sama dengan FKIP Universitas Ahmad Dahlan menggelar Seminar Parenting pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di aula madrasah dan diikuti oleh ratusan orang tua/wali siswa kelas X, XI, dan XII.
Seminar menghadirkan pakar bimbingan konseling sekaligus motivator nasional, Prof. Dr. Dody Hartanto, yang memaparkan materi tentang strategi komunikasi efektif antara orang tua dan remaja di era digital. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa peran orang tua tidak hanya sebagai penyedia kebutuhan fisik, tetapi juga sebagai pendamping emosional utama bagi anak.
Prof. Dody mengajak para orang tua untuk mengubah pola komunikasi dari sekadar memberi instruksi menjadi dialog yang bersifat partisipatif. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pentingnya active listening atau mendengar secara aktif agar anak merasa dihargai, dipahami, dan aman secara psikologis. Menurutnya, kesehatan mental siswa berakar dari lingkungan keluarga yang hangat dan komunikatif.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi dengan Universitas Ahmad Dahlan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan siswa tidak bisa hanya dibebankan kepada madrasah, melainkan memerlukan keterlibatan aktif orang tua.
“Kami sangat bersyukur atas kerja sama dengan FKIP UAD ini. Melalui bimbingan Prof. Dody, kami berharap orang tua memperoleh bekal baru dalam mendampingi putra-putrinya. Pendidikan yang sukses adalah pendidikan yang menyelaraskan doa dan usaha antara guru di madrasah dan orang tua di rumah,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat jelas dalam sesi tanya jawab, ketika banyak orang tua mengajukan pertanyaan terkait tantangan mendidik anak di tengah gempuran media sosial dan perubahan karakter remaja. Diskusi berlangsung interaktif dan reflektif, menandakan tingginya kepedulian orang tua terhadap perkembangan putra-putri mereka.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul berharap sinergi antara madrasah dan keluarga semakin kuat. Kerja sama dengan FKIP UAD juga direncanakan berlanjut pada program pendampingan psikologis serta pengembangan bakat dan minat siswa, sehingga pendidikan dapat berjalan lebih holistik dan berkelanjutan. (etra)

