Bantul (MAN 1 Bantul) – Pelaksanaan ujian praktik Seni Budaya di MAN 1 Bantul berlangsung meriah dan interaktif dengan antusiasme tinggi dari siswa kelas 12 FL1. Kegiatan diawali dengan proyek kreatif pembuatan karakter wayang seni dari pemanfaatan limbah kardus, kemudian dilanjutkan dengan pementasan teater boneka secara berkelompok berdasarkan naskah alur cerita yang mereka susun sendiri. Suasana kelas terasa hidup karena setiap kelompok menampilkan karakter unik dan ide cerita yang beragam pada Rabu (11/02/2026).

Guru Seni Budaya, Nada Maulana Massaid, S.Pd., menyampaikan bahwa ujian praktik ini dirancang agar siswa tidak hanya dinilai dari hasil akhir, tetapi juga proses kolaborasi, kreativitas, dan keberanian tampil. “Kami ingin siswa merasakan bahwa seni adalah ruang berekspresi sekaligus belajar bekerja sama. Dengan memanfaatkan bahan daur ulang, mereka juga belajar peduli lingkungan,” ujarnya. Selain teater boneka, siswa juga mengikuti ujian praktik musik dengan membentuk grup band sederhana berisi vokal, gitar, dan kajon yang tampil di depan kelas disaksikan teman-temannya.
Kepala madrasah, Ibu Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, mengapresiasi pelaksanaan ujian yang variatif ini karena mampu memfasilitasi minat dan bakat siswa secara menyenangkan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan program Adiwiyata dan tagline Madrasah “CADAS BERKELAS” yang mendorong pembelajaran kreatif, berkarakter, serta berwawasan lingkungan. Menurutnya, pendekatan praktik seperti ini menjadikan pembelajaran lebih bermakna sekaligus membangun rasa percaya diri siswa melalui pengalaman nyata di panggung karya. (mln)

