Bantul (MAN 1 Bantul) – Pelaksanaan ujian praktik seni budaya di MAN 1 Bantul berlangsung kreatif dan inovatif dengan menghadirkan berbagai tema penilaian yang menarik. Salah satu kegiatan yang mencuri perhatian adalah pembuatan karakter boneka wayang hasil kreasi siswa, yang kemudian dimainkan dalam bentuk narasi teater boneka secara berkelompok. Tidak hanya tampil langsung, pertunjukan tersebut juga didokumentasikan dalam bentuk video sebagai bagian dari penilaian keterampilan dan kreativitas siswa (18/02/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk mendorong siswa mengembangkan ide, imajinasi, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Proses mulai dari merancang karakter, menulis alur cerita, hingga memainkan peran menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menantang. Suasana ujian pun terasa hidup karena setiap kelompok menampilkan konsep cerita berbeda dengan gaya penyampaian unik dan ekspresif.
Kepala madrasah, Ibu Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi pelaksanaan ujian praktik tersebut karena mencerminkan pembelajaran yang kreatif dan bermakna. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan nilai tagline Cadas Berkelas—cerdas, agamis, demokratis, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan anti diskriminasi—yang diwujudkan melalui karya inovatif siswa. Menurutnya, pembelajaran berbasis praktik seperti ini mampu membentuk generasi yang percaya diri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (mln)

