Bantul (MAN 1 Bantul) — Suasana khidmat menyelimuti MAN 1 Bantul pada Jumat pagi (27/2/2026) usai pelaksanaan salat Dhuha berjamaah. Kegiatan dilanjutkan dengan program motivasi Ramadan yang disampaikan Arfi Nurdiyantoro, S.Pd sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, Arfi mengajak seluruh peserta didik untuk lebih bijak memaknai waktu, terlebih menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Dalam penyampaiannya, Arfi menekankan bahwa waktu merupakan anugerah Allah SWT. yang tidak dapat diulang. “Waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali. Waktu berjalan begitu cepat, bahkan sering kali melenakan manusia,” tuturnya di hadapan para siswa. Arfi mengingatkan bahwa banyak orang baru menyadari pentingnya waktu ketika kesempatan itu telah hilang.
Lebih lanjut, Arfi menjelaskan bahwa waktu yang cepat berlalu harus diisi dengan amal kebaikan dan aktivitas yang bermanfaat. Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta memperkuat kedisiplinan. Arfi juga mengingatkan agar peserta didik tidak terjebak dalam kelalaian yang membuat waktu terbuang sia-sia.
Selain membahas tentang waktu, Arfi juga menyampaikan makna kebahagiaan yang sejati. Menurutnya, kebahagiaan bukanlah tentang memiliki segalanya, melainkan tentang merasa cukup dan puas atas apa yang telah Allah berikan. “Orang yang bahagia adalah orang yang mampu bersyukur dan menerima ketetapan Allah dengan lapang dada,” ungkapnya. Pesan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang tampak menyimak dengan penuh perhatian.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program motivasi Ramadan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun karakter spiritual peserta didik. “Momentum Ramadan harus kita siapkan sejak dini. Melalui motivasi seperti ini, siswa diharapkan semakin sadar pentingnya mengelola waktu dan meningkatkan kualitas ibadah,” ujarnya.
Mafrudah juga menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan tagline madrasah, CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). Nilai cerdas tercermin dari kemampuan siswa memanfaatkan waktu secara bijak. Sikap agamis tampak melalui pembiasaan salat Dhuha dan penguatan spiritual menjelang Ramadan. Sementara itu, karakter disiplin dan tanggung jawab menjadi bagian dari pembentukan pribadi yang berkarakter dan smart dalam menentukan prioritas hidup.
Dengan adanya program motivasi ini, diharapkan seluruh peserta didik semakin siap menyambut Ramadan dengan hati yang bersih, semangat memperbaiki diri, serta komitmen kuat untuk menjadikan setiap waktu bernilai ibadah. MAN 1 Bantul terus berkomitmen menghadirkan program-program pembinaan yang tidak hanya menguatkan aspek akademik, tetapi juga membentuk generasi yang unggul secara spiritual dan karakter. (wnd)

