Bantul (MAN 1 Bantul) – Guru Bahasa Indonesia MAN 1 Bantul memanfaatkan strategi gamifikasi menggunakan platform Gimkit dalam pembelajaran drama untuk meningkatkan pemahaman mendalam siswa. Inovasi ini menjadi bagian dari Joyful Learning pada pendekatan pembelajaran mendalam yang mendorong siswa aktif, reflektif, dan kolaboratif sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul, CADAS Berkelas. Kegiatan berlangsung pada Rabu–Jumat (25–27/2/2026) di kelas XI FD.
Melalui kuis interaktif berbasis gim, siswa mengulas unsur intrinsik drama, alur, karakter, konflik, serta pesan moral secara kompetitif dan menyenangkan. Setiap soal dirancang untuk menuntut penalaran, bukan sekadar mengingat fakta, sehingga siswa terdorong membaca teks drama secara cermat dan mendiskusikan jawabannya. Suasana kelas menjadi lebih hidup karena siswa memperoleh umpan balik instan dari hasil permainan.

Guru Bahasa Indonesia MAN 1 Bantul, Siti Maryam, S.Pd., menjelaskan bahwa gamifikasi dipilih untuk mendukung pembelajaran mendalam. “Penggunaan Gimkit membantu siswa memahami isi drama secara lebih komprehensif karena mereka belajar sambil bermain dan berpikir kritis terhadap setiap pertanyaan,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa strategi ini juga melatih kerja sama, kecepatan berpikir, dan keberanian siswa dalam menyampaikan jawaban.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi penerapan gamifikasi dalam pembelajaran drama. “Model pembelajaran seperti ini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi siswa,” katanya. Mafrudah berharap inovasi berbasis Joyful Learning terus dikembangkan agar kualitas proses pembelajaran di MAN 1 Bantul semakin meningkat.
(mry)

