Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul menyelenggarakan kegiatan Manasik Haji sebagai bagian dari pembelajaran praktik ibadah haji bagi siswa kelas X Fase E pada Selasa (3/2/2026) pukul 07.00–18.00 WIB di Wisata Edukasi Religi Qolbu Boyolali.
Melalui kegiatan ini, siswa mempraktikkan secara langsung rangkaian ibadah haji mulai dari niat ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sa’i, hingga tahallul. Pembelajaran berbasis praktik ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga menghayati makna setiap rukun dan wajib haji.
Meski selama pelaksanaan kegiatan diguyur hujan deras, para siswa tetap mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan penuh semangat dan kedisiplinan. Kondisi tersebut menjadi sarana pembelajaran karakter tentang kesabaran, ketulusan, dan keteguhan dalam menjalankan ibadah.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji merupakan bagian penting dari pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis praktik.
“Manasik haji ini kami rancang agar siswa tidak hanya paham secara teori, tetapi juga memiliki pengalaman langsung tentang tata cara ibadah haji. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa semangat siswa yang tetap terjaga meskipun hujan deras menjadi bukti kesungguhan dalam belajar ibadah. “Ini adalah pendidikan karakter yang sangat berharga, melatih kesabaran dan keikhlasan dalam beribadah,” imbuhnya.
Kegiatan manasik haji ini menjadi wujud komitmen MAN 1 Bantul dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual dan bermakna, sejalan dengan tagline madrasah CADAS Berkelas. (Mry)

