BANTUL (MAN 1 Bantul) — Memasuki hari keempat pelaksanaan Ujian Madrasah (UM), suasana khidmat tetap terjaga di lingkungan MAN 1 Bantul. siswa kelas XII FL6 yang menempati Ruang 07 melaksanakan ujian mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) pada jam pertama, yakni pukul 07.15 hingga 09.15 WIB Pada Jumat (6/3/2026).
Para siswa tampak duduk dengan rapi dan fokus penuh menghadap perangkat digital mereka. Di bawah pengawasan ketat, mereka menganalisis butir-butir soal yang menguji pemahaman mengenai perkembangan peradaban Islam dari masa ke masa. Ketenangan di dalam Ruang 07 memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir jernih dalam menyelesaikan ujian tepat waktu.
Pelaksanaan ujian berbasis digital di Ruang 07 mencerminkan kesiapan madrasah dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam sistem evaluasi pendidikan. Selain memudahkan distribusi soal, sistem ini melatih kejujuran siswa karena setiap aktivitas pengerjaan terpantau secara sistematis. Seluruh peserta ujian menunjukkan kedewasaan dengan menjaga ketertiban hingga bel tanda berakhirnya jam ujian berbunyi.
“Mata pelajaran SKI mengajarkan kita banyak keteladanan dari tokoh-tokoh besar Islam. Mengerjakan ujiannya dengan jujur adalah salah satu bentuk praktik dari nilai keteladanan tersebut,” ungkap salah seorang siswa XII FL6 usai keluar ruangan.
Kepala MAN 1 Bantul memberikan apresiasi atas kelancaran ujian di Ruang 07. Beliau menekankan bahwa setiap detak aktivitas ujian ini merupakan bagian dari pembentukan jati diri yang CADAS BERKELAS.
”Mempelajari sejarah melalui ujian SKI adalah cara kita menjadi pribadi yang Cerdas dan bijaksana. Inilah esensi dari semangat CADAS BERKELAS,” tutur Kepala Madrasah.
Melalui pelaksanaan Ujian Madrasah yang tertib ini, diharapkan siswa kelas XII FL6 dapat mengambil hikmah dari setiap pelajaran sejarah yang diujikan. Hasil yang memuaskan diharapkan menjadi modal berharga bagi mereka untuk melangkah ke jenjang pendidikan tinggi dengan tetap membawa marwah madrasah. (Ska)

