BANTUL (MAN 1 Bantul) — Mengawali pekan kedua bulan Maret, suasana religius tampak kental menyelimuti lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bantul. Pada Senin (9/3), siswa-siswi kelas X tampak antusias mengikuti Program Khusus Ramadhan, sebuah inisiatif pembelajaran keagamaan intensif yang dirancang untuk memperkuat fondasi spiritual pelajar.
Program ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya strategis madrasah dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap syari’at Islam, dengan fokus utama pada bidang fiqih ibadah. Materi yang disampaikan mencakup tata cara ibadah harian yang sesuai dengan tuntunan, mulai dari thaharah (bersuci) hingga pendalaman makna shalat.Pemateri menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk melakukan “recharge” spiritual bagi para murid.
“Tujuan utama kami tidak hanya berhenti pada pemahaman kognitif atau teori saja, tetapi lebih kepada pembentukan karakter religius yang kokoh,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Melalui bimbingan langsung dari para guru agama dan praktisi keagamaan, siswa diajak untuk membahas beberapa ketentuann bersuci (thaharah), membedah problematika fiqih kontemporer, dan membahas persoalan ibadah yang sering ditemui di era modern.Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas ini berjalan interaktif. Diskusi dua arah antara pemateri dan siswa menghidupkan suasana pembelajaran. Banyak siswa yang memanfaatkan momentum ini untuk berkonsultasi mengenai teknis ibadah yang selama ini belum mereka pahami sepenuhnya.
Dengan adanya program khusus ini, MAN 1 Bantul berharap para siswa tidak hanya lulus secara akademik, tetapi juga memiliki bekal spiritual yang mumpuni serta kepribadian yang mencerminkan nilai-nilai islami dalam kehidupan sehari-hari. (Adm)

