Bantul (MAN 1 Bantul) – Siswa kelas X-E7 MAN 1 Bantul melaksanakan ujian praktik Agama dengan materi wudhu dan tayamum. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam mempraktikkan tata cara bersuci sesuai dengan tuntunan syariat Islam, Senin (2/3/2026).
Dalam pelaksanaannya, siswa diminta untuk mempraktikkan secara langsung langkah-langkah wudhu yang benar, mulai dari niat, membasuh anggota wudhu secara berurutan, hingga membaca doa setelah wudhu. Selain itu, siswa juga diuji kemampuan dalam melakukan tayamum sebagai alternatif bersuci ketika tidak tersedia air atau dalam kondisi tertentu.
Guru penguji memperhatikan setiap gerakan dan urutan yang dilakukan oleh siswa, mulai dari ketepatan niat, cara membasuh anggota tubuh, hingga kesempurnaan gerakan. Penilaian dilakukan secara langsung untuk memastikan siswa memahami sekaligus mampu mempraktikkan materi yang telah dipelajari di kelas.
Para siswa mengikuti ujian praktik dengan tertib dan penuh kesungguhan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk evaluasi pembelajaran, tetapi juga sebagai upaya menanamkan Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan praktik seperti ini sangat penting dalam pembelajaran agama. “Melalui ujian praktik, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan tata cara ibadah secara benar dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadi bagian dari pembentukan karakter religius siswa di madrasah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan siswa. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat madrasah CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi). (Dast)

