Bantul – Suasana malam dalam rangkaian Pesantren Ramadhan Putra MAN 1 Bantul pada 11–12 Maret 2026 semakin hidup dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan spiritual para peserta dengan Al-Qur’an di bulan suci Ramadhan.
Dilaksanakan setelah rangkaian kegiatan malam seperti kajian adab dan shalat tarawih berjamaah, tadarus Al-Qur’an berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Para siswa membaca Al-Qur’an secara berkelompok dengan sistem bergiliran, sementara peserta lainnya menyimak untuk memastikan ketepatan bacaan.
Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an terdengar menggema di lingkungan madrasah, menciptakan suasana religius yang mendalam. Kegiatan ini tidak hanya melatih kelancaran membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana untuk memperbaiki tajwid dan makhraj para siswa.
Pendampingan dari guru dan panitia turut memberikan nilai tambah dalam kegiatan ini. Mereka membimbing serta mengoreksi bacaan siswa secara langsung, sehingga proses tadarus tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga pembelajaran yang bermakna.
Kepala Madrasah menyampaikan bahwa tadarus Al-Qur’an merupakan bagian dari upaya membangun kebiasaan baik bagi para siswa.
“Kami ingin menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada para siswa. Melalui tadarus ini, diharapkan mereka terbiasa membaca Al-Qur’an secara rutin dan menjadikannya sebagai pedoman hidup,” ungkapnya.
Selain itu, kegiatan tadarus juga mempererat kebersamaan di antara para siswa. Mereka saling menyimak, mengingatkan, dan memperbaiki bacaan satu sama lain, sehingga tercipta suasana belajar yang kolaboratif dan penuh nilai ukhuwah.
Dengan adanya kegiatan tadarus Al-Qur’an ini, Pesantren Ramadhan Putra MAN 1 Bantul tidak hanya menekankan pada pembelajaran adab, tetapi juga menguatkan interaksi siswa dengan Al-Qur’an, sehingga terbentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan dekat dengan kitab suci.(zm)

