Bantul(MAN 1 Bantul) — Dalam rangka mematangkan pelaksanaan kegiatan Study Budaya tahun 2026, Kepala Madrasah bersama Tim Study Budaya MAN 1 Bantul menggelar briefing persiapan sosialisasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan terarah.
Briefing dihadiri oleh Kepala MAN 1 Bantul, jajaran panitia Study Budaya, serta tim pendukung lainnya. Dalam kegiatan tersebut dibahas berbagai hal penting, mulai dari teknis pelaksanaan sosialisasi kepada siswa dan orang tua, penyusunan materi, hingga pembagian tugas masing-masing anggota tim.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan dan kekompakan tim dalam menyukseskan kegiatan Study Budaya. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi program rutin, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang tinggi bagi siswa.
“Study Budaya merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat diperlukan, terutama dalam menyampaikan informasi yang jelas dan komprehensif kepada peserta didik dan orang tua,” ungkapnya.
Beliau juga mengingatkan agar seluruh tim dapat bekerja secara profesional, komunikatif, dan bertanggung jawab sesuai dengan tugas yang telah diberikan, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat maksimal.
Melalui kegiatan briefing ini, diharapkan seluruh tim Study Budaya MAN 1 Bantul memiliki pemahaman yang sama serta kesiapan yang optimal dalam melaksanakan sosialisasi dan seluruh rangkaian kegiatan Study Budaya tahun 2026. Dalam rangka pembentukan karakter, MAN 1 Bantul mengusung tagline “CADAS BERKELAS” (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi) sebagai identitas dan komitmen untuk menjadi madrasah unggul.(ning).

