Bantul (MAN 1 Bantul) — Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MAN 1 Bantul menunjukkan peran aktif dalam mendukung program nasional dengan menghadiri undangan kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Besar POM di Yogyakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor BBPOM Yogyakarta, Jl. Tompeyan No. 1, Tegalrejo, Yogyakarta pada Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Badan POM dalam mewujudkan penyediaan pangan yang aman bagi masyarakat. Pada tahun 2026, Badan POM melalui BBPOM Yogyakarta menyelenggarakan berbagai program strategis, di antaranya Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, Program Desa Pangan Aman, serta Program Sekolah yang melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional (PPN).
Melalui kegiatan ini, para peserta yang berasal dari berbagai instansi, termasuk tenaga pendidik, diajak untuk memahami pentingnya keamanan pangan serta peran masing-masing dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan aman, khususnya di lingkungan madrasah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk membangun komitmen dan sinergi antarinstansi melalui advokasi lintas sektor. Dengan adanya kolaborasi tersebut, diharapkan implementasi program keamanan pangan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Perwakilan Guru BK MAN 1 Bantul Candra Ade Pertiwi,S.Kom.I menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat, terutama dalam upaya memberikan edukasi kepada siswa terkait pentingnya memilih dan mengonsumsi pangan yang aman. “Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat kami terapkan di madrasah, sehingga siswa semakin sadar akan pentingnya keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Ade, sapaan akrabnya.
Kepala madrasah, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I. menilai bahwa peran Guru BK sekaligus Koordinator UKS sangat strategis dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan madrasah. Pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan dapat diterapkan dan disosialisasikan kepada peserta didik, guru, maupun warga madrasah lainnya agar lebih bijak dalam memilih makanan, minuman, dan produk yang aman dikonsumsi. Keikutsertaan ini juga sejalan dengan program Cadas Berkelas yang terus dikembangkan di madrasah, karena kesehatan peserta didik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kesiapan belajar, kedisiplinan, dan prestasi.
Dengan partisipasi aktif dalam kegiatan ini, MAN 1 Bantul menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah sekaligus berperan aktif dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan peduli terhadap keamanan pangan.(Ning).

