Bantul (MAN 1 Bantul) – Suasana khusyuk menyelimuti ruang kelas MAN 1 Bantul pada pagi hari. Di bawah bimbingan langsung Bapak Muhlis, para siswa kelas XI mengikuti ujian praktik salat sebagai bagian dari rangkaian asesmen akhir mata pelajaran fiqih pada hari Kamis (12/3/2026) . Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan upaya madrasah untuk memastikan setiap lulusannya memiliki tata cara ibadah yang benar sesuai tuntunan syariat. Pak Muhlis, dengan ketelitian khasnya, memperhatikan setiap detail gerakan siswa, mulai dari takbiratul ihram hingga salam.
Dalam ujian ini, Pak Muhlis tidak hanya menilai hafalan bacaan salat, tetapi juga tuma’ninah (ketenangan) dalam setiap gerakan. Menurutnya, salat adalah tiang agama yang harus dipraktikkan dengan sempurna sejak dini. “Kami ingin memastikan anak-anak tidak hanya hafal teorinya saja, tapi benar-benar bisa mempraktikkannya dengan hati yang ikhlas dan gerakan yang presisi. Salat yang benar akan membawa dampak positif pada karakter mereka di luar sekolah,” ujar Pak Muhlis di sela-sela pengujian.
Kepala MAN 1 Bantul juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pembelajaran praktik seperti ini sangat penting dalam membentuk pribadi siswa yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang kuat.
Para siswa mengaku cukup tegang saat berhadapan langsung dengan Pak Muhlis, namun mereka menyadari pentingnya ujian ini. “Awalnya deg-degan, tapi Pak Muhlis membimbing dengan sabar. Saya jadi lebih tahu bagian mana dari gerakan shalat saya yang perlu diperbaiki,” ungkap salah satu siswa peserta ujian.
Dengan adanya ujian praktik ini, MAN 1 Bantul terus berkomitmen mencetak generasi yang unggul dalam prestasi akademik namun tetap kokoh dalam pondasi spiritual.(Lis)

