Hikmah Syawal untuk Pembelajaran Ekonomi yang Menumbuhkan, Tiga Guru MAN 1 Bantul Antusias Ikuti MGMP Ekonomi MA DIY

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Sebanyak tiga guru Ekonomi MAN 1 Bantul menghadiri pertemuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi Madrasah Aliyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta yang digelar pada Rabu (8/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Bulak Pari View, Gedongan, Bangunjowo, Kasihan, Bantul ini mengusung tema “Dari Silaturahmi ke Kolaborasi: Merancang Pembelajaran Ekonomi yang Menumbuhkan”. Ketiga guru tersebut adalah Toni Poerwanti, M.Pd., Siti Syurifah Noor Farida, S.E., dan Arfi Nurdiyantoro, S.Pd.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan agenda pembukaan dan sambutan dari Ketua MGMP Ekonomi MA DIY, dilanjutkan dengan ikrar syawalan sebagai bentuk penguatan silaturahmi di bulan Syawal. Materi utama disampaikan oleh narasumber Drs. H. Subardi, M.Pd. yang mengangkat tema “Hikmah Syawal untuk Meningkatkan Pembelajaran Ekonomi yang Menumbuhkan Murid”. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa nilai-nilai Syawal seperti pemaafan, peningkatan diri, dan semangat berbagi dapat diintegrasikan ke dalam strategi pembelajaran ekonomi untuk membentuk karakter siswa yang lebih tangguh, jujur, dan kolaboratif.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi ini, terutama saat narasumber memberikan contoh-contoh konkret penerapan hikmah Syawal dalam pembelajaran ekonomi, seperti membangun suasana kelas yang saling menghargai setelah Ramadan, mendorong siswa untuk berani memulai usaha kecil-kecilan sebagai bentuk peningkatan diri, serta menumbuhkan sikap transparansi dan kejujuran dalam simulasi transaksi ekonomi. Guru-guru yang hadir pun aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang bagaimana nilai-nilai tersebut telah mereka praktikkan di madrasah masing-masing. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi antar anggota MGMP yang membahas berbagai program ke depan, dengan agenda terdekat studi lapangan.

Salah satu guru MAN 1 Bantul, Arfi Nurdiyantoro, S.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. “Kami mendapatkan wawasan baru, terutama dari pemaparan Pak Bardi tentang bagaimana hikmah Syawal dapat menjadi fondasi untuk menciptakan pembelajaran ekonomi yang lebih manusiawi dan menumbuhkan potensi siswa secara holistik. Forum MGMP ini juga menjadi wadah yang tepat untuk berbagi praktik baik antarguru ekonomi MA se-DIY,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas keikutsertaan para guru ekonominya dalam kegiatan MGMP tersebut. “Saya sangat mendukung penuh para guru untuk terus mengikuti forum-forum pengembangan keprofesian seperti MGMP ini. Dengan mengikuti kegiatan seperti ini, guru tidak hanya memperbarui wawasan keilmuan, tetapi juga mendapat energi baru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa. Apalagi tema tentang hikmah Syawal ini sangat relevan untuk membangun iklim pembelajaran yang lebih humanis dan menumbuhkan karakter siswa setelah bulan Ramadan. Saya berharap ilmu yang diperoleh dapat segera diimplementasikan di kelas,” ujar Bu Mafrudah penuh harap.

Pertemuan yang berlangsung hingga pukul 12.30 WIB ini ditutup dengan doa dan komitmen bersama untuk terus berkolaborasi demi kemajuan pembelajaran Ekonomi yang menumbuhkan karakter unggul bagi para siswa. Dengan adanya kegiatan MGMP ini, MAN 1 Bantul optimis dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa yang berintegritas, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (arf)