Tingkatkan Inovasi Pengajaran Bahasa Arab, MAN 1 Bantul Kirimkan Utusan dalam MGMP Provinsi DIY

Bantul (MAN 1 Bantul) – Dalam upaya berkelanjutan meningkatkan kompetensi profesional pendidik dan kualitas pembelajaran di kelas, MAN 1 Bantul mengirimkan tiga guru terbaiknya untuk menghadiri forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab Madrasah Aliyah se-DIY. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/4/2026) di Warung Soto Hj. Faridah, Nologaten, Sleman ini menjadi ajang strategis untuk menyelaraskan persepsi kurikulum dan inovasi metode pengajaran.
Tiga utusan tersebut adalah H. Choir Rosyidi, S. S., M. Pd. I., H. Mukrimudin, S.Ag., dan Adam Surya Nugraha, S. Hum. Selain menjadi wadah silaturahmi melalui momentum halal bihalal, forum ini juga menekankan penguatan organisasi profesi di tingkat nasional.
Para peserta mendapatkan sosialisasi intensif mengenai pentingnya pendaftaran anggota MGMP Bahasa Arab tingkat nasional melalui aplikasi SIMMALI. Kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) ini menjadi syarat krusial bagi guru dan siswa untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Tingkat Nasional.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, memberikan apresiasi penuh terhadap keikutsertaan para guru dalam forum tersebut. Beliau menekankan bahwa penguasaan bahasa Arab adalah identitas sekaligus keunggulan madrasah. “Kami sangat mendukung langkah ini. Pengiriman utusan ke tingkat provinsi bukan sekadar formalitas, melainkan investasi kualitas. Dengan sinkronisasi kurikulum dan kepemilikan KTA Nasional, peluang siswa-siswi kita untuk berprestasi di ajang olimpiade nasional semakin terbuka lebar. Saya berharap ilmu yang didapat segera diimbaskan kepada rekan sejawat di madrasah.”
Mewakili tim yang bertugas, H. Choir Rosyidi menyatakan antusiasmenya terhadap hasil pertemuan tersebut, terutama terkait integrasi teknologi dalam organisasi. “Forum ini sangat mencerahkan, terutama dengan adanya sosialisasi aplikasi SIMMALI. Digitalisasi keanggotaan ini memudahkan kami untuk mengakses sumber daya pengajaran tingkat nasional. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran agar Bahasa Arab tidak lagi dianggap sulit oleh siswa, tetapi menjadi bahasa yang menyenangkan dan kompetitif.” jelasnya.
Forum MGMP Bahasa Arab MA Se-DIY ini menjadi forum untuk berbagi inovasi metode pembelajaran, termasuk pemanfaatan teknologi, penerapan bi’ah lughawiyyah (lingkungan berbahasa), dan kerja sama dengan lembaga inovasi pendidikan. Guru dapat berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi di kelas dan menemukan solusi bersama, sehingga kualitas pembelajaran bahasa Arab secara keseluruhan meningkat. Kegiatan ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS “Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi.” (chr).