Bantul (MAN 1 Bantul) – Suasana Aula MAN 1 Bantul tampak berbeda pada Kamis pagi (9/4/2026). Ratusan siswa Fase E yang terpilih sebagai sampling mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan dan bahaya narkoba yang diinisiasi oleh Forum Komunikasi Remaja Bantul Sehat (FORLANZA).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung dengan penuh energi. Tidak seperti seminar pada umumnya yang kaku, tim FORLANZA membawakan materi dengan gaya khas remaja—interaktif, diselingi ice breaking, dan diskusi kelompok yang membuat audiens tidak beranjak dari tempat duduknya.
Para siswa Fase E yang hadir menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis yang diajukan selama sesi tanya jawab mengenai dampak pergaulan bebas dan cara membentengi diri dari pengaruh zat adiktif di lingkungan sekitar.
“Kegiatannya seru banget, tidak membosankan karena kakak-kakak dari FORLANZA menjelaskannya pakai bahasa yang gampang dimengerti anak muda. Kami jadi lebih paham kalau pilihan hidup sehat itu keren,” ujar salah satu siswa peserta.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., yang hadir memantau langsung jalannya kegiatan, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini. Menurutnya, edukasi dari sesama remaja (peer educator) seringkali lebih efektif masuk ke dalam pemikiran siswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada FORLANZA Bantul atas kehadirannya. Kegiatan ini sangat krusial bagi siswa kami, khususnya di fase transisi seperti Fase E, agar mereka memiliki imunitas mental terhadap pengaruh negatif di luar sana. Melihat anak-anak begitu antusias, saya optimis pesan yang disampaikan benar-benar sampai ke hati mereka,” tutur Mafrudah. (brw)

