Bantul (MAN 1 Bantul) – Semangat menjaga kelestarian lingkungan terus digelorakan di lingkungan MAN 1 Bantul. Setiap hari Jumat, suasana madrasah nampak lebih hidup dengan aksi nyata penanaman pohon yang dipimpin langsung oleh Kepala Tata Usaha MAN 1 Bantul Ibu Martiningsih S.Pd.I. Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya konkret dalam mewujudkan konsep menuju ADIWIATA Man 1 Bantul (29/04/2026).
Kegiatan ini menjadi unik karena Ibu Ka TU tidak bergerak sendirian. Beliau didampingi oleh tim staf Tata Usaha yang memiliki julukan ikonik, yakni “Dewa 19”. Nama ini bukan merujuk pada grup musik legendaris, melainkan sebuah akronim penuh makna yang menggambarkan kekompakan, kegesitan, dan dedikasi sembilan belas personel staf dalam mendukung setiap program kemajuan madrasah, termasuk dalam urusan pelestarian alam.
Aksi tanam pohon yang dilakukan mencakup berbagai jenis bibit, mulai dari tanaman peneduh hingga tanaman produktif. Dengan mengenakan pakaian olahraga yang santai namun tetap sigap, Ka TU bersama pasukan “Dewa 19” tampak bahu-membahu mencangkul, memupuk, dan menyiram tanaman di titik-titik strategis area sekolah. Kehadiran tim ini di lapangan sering kali menjadi pusat perhatian sekaligus inspirasi bagi para siswa yang juga sedang melakukan aktivitas Jumat Bersih.
Menurut Ka TU MAN 1 Bantul, pemilihan hari Jumat sebagai waktu penanaman memiliki filosofi tersendiri sebagai hari yang penuh berkah. Beliau menekankan bahwa setiap pohon yang ditanam merupakan sedekah jariyah yang manfaat oksigen dan keteduhannya akan dirasakan oleh generasi mendatang. Julukan “Dewa 19” yang disematkan kepada para stafnya pun diharapkan menjadi pelecut semangat agar mereka selalu menjadi “dewa penyelamat” bagi lingkungan sekolah yang asri.
Melalui konsistensi yang ditunjukkan oleh jajaran Tata Usaha ini, MAN 1 Bantul berharap dapat menjadi pelopor madrasah ramah lingkungan di wilayah Yogyakarta. Tidak hanya fokus pada administrasi perkantoran, pasukan “Dewa 19” telah membuktikan bahwa kepedulian terhadap ekologi adalah tanggung jawab bersama. Kini, sudut-sudut madrasah perlahan mulai menghijau, menjanjikan udara yang lebih segar dan suasana belajar yang lebih kondusif bagi seluruh siswa. (gyt)

